Disdukcapil Gunungkidul Buka Layanan Ekstra untuk Pemilih Pemula
Disdukcapil Gunungkidul membuka layanan ekstra bagi pemilih pemula yang genap 17 tahun agar bisa mengurus KTP-el dan menggunakan hak pilih.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Dua pasangan calon kontestan Pilkada Sleman mulai menggaungkan program-program prioritasnya. Hal itu mereka lakukan untuk mendulang atensi dan suara sebanyak-banyaknya dari masyarakat.
Calon Bupati Sleman dari nomor urut satu, Kustini Sri Purnomo menjanjikan memasang fasilitas CCTV di setiap padukuhan jika nantinya menang Pilkada. Langkah ini ia lakukan untuk memperkuat keamanan dan ketertiban di Masyarakat sehingga tindakan kejahatan dapat ditekan. “Saya bersama Pak Kamto [Sukamto] telah menyiapkan program CCTV Padukuhan. Kalau terpilih jadi Bupati dan Wakil Bupati, maka kami siap merealisasikan janji ini selama lima tahun ke depan,” kata Kustini, Senin (14/11/2024).
Menurut dia, kebermanfaatan program ini akan sangat nyata dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Untuk itu, dirinya berkomitmen merealisasikan janjinya selama berkampanye. “Keberadaan CCTV akan sangat membantu dalam pengungkapkan kasus kejahatannya. Mudah-mudahan dengan terpasangnya fasilitas ini, maka kamtibmas di setiap padukuhan bisa dijaga sehingga tindak pidana kejahatan dapat ditekan,” katanya.
BACA JUGA: Harda Kiswaya Usung Program Sleman Pintar untuk Kurangi Kemiskinan
Sebelumnya, Calon Bupati Sleman nomor urut dua, Harda Kiswaya membeberkan program prioritasnya bersama pasangannya, Danang Maharsa yang bertajuk Sleman Pintar. "Sleman Pintar kami kedepankan untuk mengurangi kemiskinan melalui pendidikan," ucap Harda.
Melalui program ini, anak-anak dari keluarga tidak mampu akan difasilitasi untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. "Program unggulan kami ini akan memberikan kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk sekolah hingga S1. Kami akan berkolaborasi dengan perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di Sleman dan Jogja."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Gunungkidul membuka layanan ekstra bagi pemilih pemula yang genap 17 tahun agar bisa mengurus KTP-el dan menggunakan hak pilih.
Peretas TA419 menyamar sebagai pakar AI AS untuk mencuri kredensial. Targetnya ahli kebijakan AI di AS dan Jepang.
Jepang memperketat syarat permanent resident bagi warga asing. Pendapatan, pensiun, bahasa Jepang hingga kepatuhan kini diperiksa.
Daftar terbaru Kabinet Merah Putih usai reshuffle 1 Oktober 2026, termasuk menteri, wamen, menko, Kapolri, dan pejabat baru.
Media Malaysia menyoroti tambahan waktu Indonesia vs Bangladesh yang berujung dua gol penentu dan membawa Garuda ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Hasil FP1 Moto3 Jepang 2026: Ryusei Yamanaka tercepat, sedangkan Veda Ega Pratama finis di posisi ke-16.