BMKG Ungkap Wilayah yang Berpotensi Hujan di Awal Oktober 2026
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
Adi Bayu Kristanto./ Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul menyebut bahwa ketersediaan pasokan kebutuhan pokok pangan di daerah ini pada bulan Oktober 2024 dalam kondisi aman. Demikian harganya juga diklami terkendali.
"Berdasarkan prognosa neraca pangan Kabupaten Bantul bulan Oktober 2024, ketersediaan pasokan dalam kondisi aman," kata Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Bantul Adi Bayu Kristanto pada Rapat Koordinasi Daerah Tim Pengendalian Inflasi Daerah (Rakorda TPID) DIY di Yogyakarta, Kamis.
Ia mengatakan, begitu juga dengan harga kebutuhan pokok di Bantul masih terkendali, dalam artian kenaikan harga bahan pokok di tingkat pasar Bantul masih di bawah harga acuan penjualan ke konsumen.
Meski demikian, kata dia, dalam rangka meningkatkan daya beli masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mengadakan event promosi pasar bertajuk "Gebyar Undian Berhadiah di Pasar Rakyat" yang digelar di sebanyak 20 pasar rakyat Bantul.
Lebih lanjut Adi Bayu mengatakan, beberapa langkah dalam pengendalian inflasi yang telah dilaksanakan Pemkab Bantul selama triwulan tiga 2024 diantaranya dengan program TNI Angkatan Laut (AL) Dukung Petani Lahan Pasir di pesisir selatan, melakukan tebar benih ikan lele.
BACA JUGA: Perkuat Ketahanan Pangan, Kementan, TNI dan Pelaku Usaha Melakukan Sinergi Program
Kemudian membuat inovasi sistem penyiraman tanaman otomatis berbasis IoT (Internet of Thing) yang terintegrasi dengan Google Assistant untuk tanaman hortikultura, melakukan pemantauan harga bahan pokok di beberapa pasar, hingga Inovasi Bus Pangkas (Pelayanan Angkutan Anak Sekolah).
"Selain itu, Pemkab Bantul telah melakukan KAD (Kerjasama Antar Daerah) dengan Pemerintah Kota Yogyakarta kaitannya dengan komoditas beras, cabai, dan bawang merah," katanya.
Menurut dia, Rakorda TPID DIY dengan tema "Efektivitas Kebijakan Pengendalian Inflasi untuk Mendukung Stabilitas Harga dan Pasokan" tersebut bertujuan membahas dan merumuskan berbagai langkah kebijakan yang dapat diambil pemda guna menghadapi tantangan inflasi, terutama menjelang akhir tahun.
Dengan adanya rapat koordinasi tersebut diharapkan tercipta koordinasi yang lebih baik antarinstansi untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan di seluruh wilayah DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.
Biarawati Katolik asal Timor-Leste, Suster Dulce Maria Guterres, meraih gelar Magister Kebidanan di UNISA Yogyakarta dan berbagi kisah toleransi.
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.
Bupati Gowa Sitti Husniah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan korupsi pemerasan dan TPPU senilai Rp1,1 miliar.