Persiapan Paskah, Gereja Kotabaru Disterilisasi
Jelang hari raya Paskah Gereja St Antonius Padua Kotabaru disterilisasi untuk mencegah keberadaan benda-benda berbahaya selama pelaksanaan ibadah paskah
Nonton bareng film "Tepatilah Janji" di MAN 1 Yogyakarta sebagai upaya KPU memberikan pendidikan politik kepada pemilih pemula, Selasa (22/10/2024) - Harian Jogja/ Alfi Annisa Karin
Harianjogja.com, GONDOKUSUMAN – Menjelang pelaksanaan Pilkada Jogja, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja menggelar nonton bareng (nobar) film “Tepatilah Janji” di MAN 1 Yogyakarta, Selasa (22/10/2024).
Film ini diciptakan oleh KPU RI sebagai media untuk melakukan sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat. Film “Tepatilah Janji” mengandung ajakan kepada pemilih untuk menggunakan kecerdasan kritisnya dalam mencari informasi terkait rekam jejak paslon dan selalu menggunakan hati nurani untuk memilih pemimpin Kota Jogja ke depan.
BACA JUGA: 328.931 Surat Suara Pilkada Kota Jogja Mulai Disortir
Sebelumya, film ini juga sudah ditayangkan di Science Teather Taman Pintar di hadapan pemangku kepentingan di lingkup Kota Jogja.
Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Jogja Agus Muhammad Yasin menuturkan nobar film “Tepatilah Janji” di MAN 1 Yogyakarta diikuti oleh 250 siswa serta 100 tenaga pendidik.
Tak hanya nobar, KPU juga sekaligus memberikan edukasi terkait dengan pelaksanaan Pilkada di Kota Jogja, termasuk berkaitan dengan informasi pasangan calon wali kota dan wakil wali kota. Ini dilakukan agar siswa yang juga merupakan pemilih pemula ini mengenal paslon dan bisa berpartisipasi menggunakan hak suaranya.
“Peserta sangat antusias melihat respon dari anak-anak tadi interaktif, mereka terlibat aktif dalam game dan mengajukan pertanyaan,” ujar Yasin saat ditemui di MAN 1 Yogyakarta, Selasa (22/10/2024).
Yasin menuturkan sosialisasi ini juga menjadi cara untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula pada Pilkada 2024. KPU sebelumnya telah menetapkan daftar pemilih tetap di Kota Jogja sejumlah 320.594 orang.
Yasin mengatakan sebesar 21 persen DPT merupakan Generasi Z dan 26 persen diantaranya merupakan Generasi Milenial. Menurutnya, ini menjadi kewajiban bagi KPU untuk memastikan baik Generasi Z maupun Milenial turut serta menggunakan hak suaranya.
“Kami berharap partisipasinya naik sekaligus juga pemilih pemula mengetahui persis calon wali kota dan wakil wali kota yang berkompetisi di Kota Jogja,” imbuhnya.
Dia menambahkan proses pendaftaran daftar pemilih tambahan masih terus bergulir. Untuk itu, pemilih pemula yang belum masuk dalam DPT bisa masuk dalam daftar pemilih tambahan dengan berbagai syarat yang sudah ditetapkan oleh KPU.
Selain itu, pemilih pemula juga bisa masuk dalam daftar pemilih khusus yang akan dilayani langsung di TPS pada saat hari pencoblosan. Yasin menambahkan, pihaknya juga turut menggandeng Dinas Dukcapil Kota Jogja dalam rangka menyukseskan gelaran Pilkada 2024.
“Koordinasi dengan Dukcapil selalu kita lakukan termasuk koordinasi untuk seluruh tahapan, terlebih minggu-minggu terakhir ini menjadi tahapan krusial,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang hari raya Paskah Gereja St Antonius Padua Kotabaru disterilisasi untuk mencegah keberadaan benda-benda berbahaya selama pelaksanaan ibadah paskah
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Pemkab Bantul siapkan lima kalurahan untuk program Kampung Redam hasil kerja sama dengan Kementerian HAM. Fokus pada resolusi konflik dan keadilan restoratif.
Daftar klub yang lolos ke Liga Champions 2026/2027. Simak klub raksasa yang lolos otomatis dan daftar tim yang berjuang lewat kualifikasi di sini.
KDMP Tamanmartani menggunakan dana LPDB untuk operasional awal klinik pratama sambil menunggu kerja sama BPJS Kesehatan.