Cak Imin Sebut Penguatan UMKM Jadi Strategi Jaga Kelas Menengah
Cak Imin menegaskan penguatan UMKM menjadi fokus pemerintah untuk menjaga dan memperluas kelas menengah Indonesia.
Anggota DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai (berdiri) saat menjadi pembicara dalam kegiatan bedah buku berjudul Langkah Bijak dalam Mendidik Anak di Pedukuhan Kurahan 4, Kalurahan Margodadi, Kapanewon Seyegan, Sleman, Rabu (30/10/2024)./David Kurniawan
SLEMAN—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY melaksanakan kegiatan bedah buku berjudul Langkah Bijak dalam Mendidik Anak di Pedukuhan Kurahan 4, Kalurahan Margodadi, Kapanewon Seyegan, Sleman, Rabu (30/1/20240). Program ini menjadi bagian untuk meningkatkan minat baca di masyarakat.
Anggota DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai, mengatakan perkembangan zaman yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi dan informasi ikut mengubah pola pengasuhan anak.
Karena itu, orang tua diminta lebih adaptif karena pengasuhannya sudah jauh berbeda ketimbang saat mereka masih kecil. “Kalau dulu setiap diperintah, anak-anak harus menurut. Tetapi, sekarang tidak bisa sehingga orang tua harus melakukan penyesuaian dengan kondisi anak,” kata Anton saat menjadi pembicara dalam agenda bedah buku, Rabu.
Menurut Anton, di era yang serba canggih, arus informasi beredar dengan sangat pesat dan semuanya dapat diperoleh di Internet secara bebas. Kondisi ini bisa memberikan dampak yang positif maupun negatif sehingga harus diberikan pendampingan agar tidak salah informasi maupun pergaulan.
“Anak harus selalu didampingi, dan orang tua juga berperan menjadi penyaring dari derasnya informasi yang diperoleh di Internet. Saya yakin bila ini dilakukan dengan bijak, maka dapat menghasilkan generasi yang hebat,” katanya.
Di sisi lain, orang tua juga harus lebih sabar dalam mendidik anak serta harus menjalin komunikasi yang baik dengan anak. “Orang tua harus bisa menjadi teman sehingga saat ada permasalahan, anak mau bercerita serta ada upaya memberikan solusinya. Kalau curhat ke orang lain justru tidak baik,” katanya.
Kepala Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Informasi DPAD DIY, Zulfa Kurniawan, mengatakan bedah buku terselenggara berkat kerja sama dengan DPRD DIY.
Tujuan utama dari program ini untuk meningkatkan minat baca di masyarakat sekaligus mempertahankan peringkat DIY sebagai provinsi dengan tingkat membaca terbaik di Indonesia. “Tidak hanya meningkatkan minat baca, lewat buku yang dibedah peserta juga mendapatkan tambahan wawasan dan ilmu pengetahuan yang baru,” katanya.
Ia mengakui, bedah buku yang diselenggarakan hanya salah satu program. Untuk peningkatan minat baca, masih banyak program yang dikembangkan DPAD DIY. “Jadi program kami tidak hanya bedah buku, tetapi ada program kunjungan ke perpustakaan yang ada di Kantor DPAD DIY yang memiliki banyak fasilitas seperti diorama tentang sejarah DIY,” katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cak Imin menegaskan penguatan UMKM menjadi fokus pemerintah untuk menjaga dan memperluas kelas menengah Indonesia.
Hari Keluarga Internasional 2026 menyoroti dampak ketimpangan sosial terhadap kesejahteraan anak dan kondisi keluarga.
Enam wakil Indonesia gugur di Thailand Open 2026. Leo/Daniel dan Hira/Jani jadi harapan terakhir menuju semifina
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa