Peneliti UPN Veteran Yogyakarta Kembangkan Model Branding Kopi Berbasis Kearifan Lokal
Peneliti UPN Veteran Yogyakarta mengembangkan model branding kopi berbasis kearifan lokal untuk memperkuat daya saing kopi Indonesia di pasar global.
Dokter Hasto Wardoyo ingin mengembalikan identitas Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan dalam konteks peneguhan karakter SDM unggul dalam membangun masa depan bangsa./Istimewa
JOGJA—Calon Wali Kota Yogyakarta nomor urut 2, Dokter Hasto Wardoyo ingin mengembalikan identitas Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan dalam konteks peneguhan karakter SDM unggul dalam membangun masa depan bangsa.
"Saya ingin mengembalikan Kota Yogyakarta sebagai kota pendidikan, bukan saja nyaman untuk belajar bagi semua, sekaligus jadi centre of excellent, banyak profesional tinggal di Yogyakarta. Dalam rangka mewujudkan SDM unggul, kita siap kerja keras wujudkan pendidikan berkualitas yang bisa di akses rakyat. Warga Jogja berhak mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas. Kami akan berjuang untuk wujudkan hal itu," kata Dokter Hasto Wardoyo, calon Wali Kota Yogyakarta.
Jogja bisa jadi seperti Singapura, yang dengan kekuatan sumber daya dan ekosistem pendidikannya yang menjadi referensi bidang kesehatan misalnya.
Yogyakarta juga harus jadi referensi kelak, karena punya SDM terampil dan profesional, ahli di bidang akademik. Langkah mengembalikan identitas sebagai kota pendidikan memang butuh energi bersama. "Ini bayangan saya Kota Yogyakarta jadi lokasi training skill berbagai macam ketrampilan. Ada banyak ahli di berbagai perguruan tinggi ada di Yogyakarta," kata Dokter Hasto Wardoyo.
Sementara calon Wakil Wali Kota Yogyakarta nomor urut 2, Wawan Harmawan menyatakan melalui kebijakan pendidikan yang inklusif, diharapkan masa depan warga Yogyakarta lebih baik. "Kebijakan pendidikan inklusif jelas bagi Hasto Wawan. Disabilitas dapat beasiswa," kata Wawan Harmawan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyatakan komitmen pasangan dokter Hasto Wardoyo dan Wawan Harmawan dalam visi dan misinya dalam pemenuhan hak dasar bidang pendidikan, kesehatan strategis guna membangun masa depan warga Yogyakarta.
"Terima kasih atas antusiasme warga Yogyakarta, berikan masukan dan dukungan kepada paslon nomor 2 dokter Hasto Wardoyo dan Wawan Harmawan. Manfaatkan hak pilih, datang ke TPS, coblos nomor 2, wujudkan Yogyakarta kota pendidikan dan perkokoh perjuangan membawa kesejahteraan kebahagiaan rakyat, " kata Eko Suwanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peneliti UPN Veteran Yogyakarta mengembangkan model branding kopi berbasis kearifan lokal untuk memperkuat daya saing kopi Indonesia di pasar global.
Warga Villa Banguntapan Asri 3 meminta kolam koi ditutup dan menagih tindak lanjut Satpol PP Bantul atas rekomendasi OPD.
Askab PSSI Sleman, PSS Sleman, dan Carrick Rangers FC menggagas Global Pathway untuk membuka peluang pemain muda berlatih di Eropa.
Kemendikdasmen memperkuat pendidikan Pancasila melalui deep learning, budaya sekolah, ekstrakurikuler, pembiasaan, dan pengalaman nyata siswa.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut positif setiap kritik, saran, and laporan masyarakat terkait pelayanan publik.
OpenAI mengutamakan keamanan dalam pengembangan AI melalui pendekatan berlapis dan melibatkan masukan masyarakat dalam evaluasi.