SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Kegiatan para pendukung Harda Danang di akhir Kampanye Akbar Pilkada Sleman, Sabtu (23/11/2024)
Harianjogja.com, SLEMAN— Tim Kampanye pasangan calon (paslon) bupati Sleman Harda Kiswaya dan Danang Maharsa memutuskan tidak menggelar kampanye akbar di Pilkada Sleman.
Alih-alih membuat acara besar, tim paslon dengan nomor urut 02 ini memilih untuk membuat kegiatan yang bermanfaat di 17 kapanewon.
Seharusnya berdasarkan jadwal yang sudah ditetapkan oleh KPU, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa melakukan kampanye akbar hari Sabtu, 23 November 2024. Tepat di hari terakhir kampanye sebelum masa tenang.
BACA JUGA: Hoaks Selama Tahap Awal Pilkada hingga Masa Tenang Terkendali, Ini Tanggapan Kemkomdigi
Namun, opsi menggelar acara tersebut tak diambil. Menurut ketua Koalisi Sleman Baru, Koeswanto, timnya melakukan pembatalan atas beberapa pertimbangan.
Salah satunya karena ingin menjaga ketertiban karena kampanye akbar berpotensi menggangu masyarakat dan menyebabkan kemacetan Belum lagi pengerahan massa yang besar rawan disusupi. Sehingga tak bisa dikendalikan.
"Meski sudah dihitung anggarannya oleh panitia, saya batalkan," ucap Koesnadi.
Kegiatan bermanfaat
Sebagai gantinya, Tim Paslon 02 menggelar beberapa acara di 17 kapanewon. Seperti penanaman pohon buah durian Musangking dan Pentas seni di Kapanewon Minggir dan Moyudan. Senam massal di Kapanewon Ngaglik.
Lalu ada juga bazzar UMKM, pelayanan kesehatan, penyuluhan, kemudian doa dan munajat bersama dengan masyarakat di beberapa titik Kapanewon yang ada di Sleman.
Yani Fathurrahman, Sekretaris Tim Koalisi Sleman Baru, menjelaskan bahwa tujuan tim menggelar acara di beberapa wilayah karena ingin lebih dekat dengan masyarakat Sleman sekaligus meneguhkan bahwa pihaknya ingin kampanye Pilkada Sleman ini damai, santun, dan aman.
“Kami ingin masyarakat Sleman tenang sehingga kami memilih mendekat kepada masyarakat di 17 kapanewon,” kata Yani.
Yani juga menjelaskan bahwa respon masyarakat di 17 kapanewon luar biasa. Ia mengakui bahwa selama masa kampanye antusiasme masyarakat terhadap calon 02 sangat baik.
“Masyarakat berharap untuk Sleman yang baru dan lebih baik bisa terwujud,” pungkas Yani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jam keberangkatan dan kedatangan di tiap stasiun.
UMKM Keparakan didorong memperkuat higienitas produk agar mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan membidik wisatawan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 1 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.