Akhiri Warisan Kolonial, Nauru Kini Bernama Naoero
Nauru resmi berganti nama menjadi Republik Naoero sebagai bagian dari dekolonisasi dan penguatan identitas budaya masyarakat asli.
Tiga Paslon Pilkada Bantul. / Ist
Harianjogja.com, BANTUL--Tiga paslon calon bupati dan wakil bupati Bantul telah menggunakan hak pilihnya di sejumlah TPS di Kabupaten Bantul, pada Rabu (27/11/2024).
Hanya saja, calon wakil bupati Rony Wijaya Indra Gunawan tidak bisa menggunakan hak pilihnya di Kabupaten Bantul. Sebab, Rony terdaftar sebagai pemilih di TPS1 Bausasran Kota Joga sesuai dengan domisili yang ada di KTP yang bersangkutan.
Ketua KPU Kabupaten Bantul Joko Santosa mengatakan jika calon wakil bupati Bantul dari paslon nomor urut 3, Rony Wijaya Indra Gunawan memang tidak bisa memilih untuk Pilkada Bantul.
Alasannya, Rony Wijaya Indra Gunawan tidak melakukan pindah penduduk dari Kota Jogja ke Kabupaten Bantul.
"Sehingga tidak terdaftar di Bantul. Yang bersangkutan otomatis tidak bisa memilih di Bantul karena memang tidak pindah domisili. Sementara kami kan pakainya dejure. Yang bersangkutan KTP-nya kan juga di Kota Jogja," kata Joko Santosa, Rabu (27/11/2024).
Sementara untuk calon bupati Bantul, kata Joko, dari paslon nomor urut 3, Joko B Purnomo terdaftar di TPS 3 Singosaren, Banguntapan, Bantul. Untuk calon bupati nomor urut 2, Abdul Halim Muslih terdaftar di TPS 4 Wukirsari, Imogiri, Bantul. Sementara calon wakil bupati Bantul dari nomor urut 2, Aris Suharyanta terdaftar di TPS 12 Ringinharjo, Bantul.
"Untuk calon bupati dari nomor urut 1, Untoro Hariadi terdaftar di TPS 15 Trirenggo, Bantul dan calon wakil bupati dari nomor urut 1, Wahyudi Anggoro Hadi terdaftar di TPS 16 Panggungharjo, Sewon, Bantul," papar Joko.
Calon wakil Bupati Bantul dari nomor urut 2, Aris Suharyanta meminta kepada semua paslon untuk siap menang dan kalah. Termasuk juga tim sukses dari paslon masing-masing yang harus siap menang dan kalah.
"Kita tunggu saja siapa nanti yang diberikan amanah oleh masyarakat. Kami berharap agar masyarakat kembali bersatu setelah pilkada. Agar Bantul bisa lebih baik lagi ke depan," kata Aris, usai menggunakan hak pilihnya.
Calon bupati Bantul dari nomor urut 1, Untoro Hariadi mengatakan jika Pilkada adalah proses demokrasi dan hasilnya harus diterima oleh semua pihak. "Karena Pilkada 2024 ini momentum untuk lahirnya pemimpin yang punya kepemimpinan yang kuat dan bisa menata betul Bantul ke depan," jelasnya.
Calon Bupati Bantul nomor 3, Joko B Purnomo menyatakan jika masyarakat Bantul sudah cerdas dalam memilih calon pemimpinnya. "Tanpa politik uang, intimidasi dan juga fitnah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nauru resmi berganti nama menjadi Republik Naoero sebagai bagian dari dekolonisasi dan penguatan identitas budaya masyarakat asli.
BPBD Kabupaten Sleman telah mendistribusikan 45.000 liter air bersih kepada warga di dua kapanewon sepanjang 2026.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 5 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 5 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Skandal kecurangan ujian PNS Thailand menyeret 5.814 pegawai negeri yang terancam diskors. Tiga tersangka telah ditangkap dalam kasus dugaan suap dan manipulasi
Harga BBM diesel naik? Simak 6 tips merawat mesin diesel agar tetap irit, bertenaga, dan terhindar dari kerusakan yang bisa meningkatkan biaya operasional.