Asal-usul Kata Oke Ternyata dari Singkatan Jenaka 1839
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
Pilkada 2024 - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, BANTUL—KPU Bantul mencatat angka partisipasi pemilih pada Pilkada Bantul 2024 mengalami penurunan signifikan dibandingkan Pilkada Bantul 2020.
Dari rekap perhitungan suara untuk 15 kapanewon yang telah masuk, KPU mencatat angka partisipasi pada Pilkada Bantul 2024 mencapai 75,9%. Padahal, pada Pilkada Bantul 2020, angka partisipasi pemilih mencapai 82%.
Ketua KPU Bantul Joko Santosa mengaku sampai saat ini belum mengetahui kenapa terjadi penurunan angka partisipasi yang cukup banyak. Meskipun diakuinya, penuruan angka partisipasi juga dialami oleh daerah lain dan nasional.
"Kami menduga hal ini dikarenakan banyaknya warga ber-KTP Bantul yang ada di luar Bantul enggan pulang, karena pelaksanaan Pilkada pada November. Sementara mereka kemungkinan pulang pada Desember," kata Joko.
Selain itu, Joko menduga penurunan angka partisipasi pemilih juga disebabkan adanya berita hoaks yang berkembang jelang pencoblosan. Karena berita hoaks tersebut maka para pemilih enggan dan malas datang ke TPS. "Tapi ini kan baru 15 kapanewon yang masuk. Msih ada dua kapanewon, kami berharap nanti angka partisipasi pemilih secara total bisa mencapai 78 persen," jelas Joko.
Menurut Joko, KPU Bantul sejatinya telah melakukan sosialisasi secara masif, terutama untuk pemilih pemula. Bahkan sosialisasi itu menggandeng banyak segmen khususnya Gen-Z, para difabel, kelompok rentan hingga pelibatan komunitas-komunitas yang ada di Bantul. "Untuk pemilih pemula kami ada Pemilos untuk pemilihan Ketua OSIS. Dan, saat pencoblosan kemari kan sekolah dan masyarakat juga diliburkan," ujar dia.
BACA JUGA: Partisipasi Pemilih di Pilkada Kulonprogo 2024 Rendah, Ini Penyebabnya
Penurunan angka partisipasi juga diungkapkan oleh Ketua Bawaslu Bantul, Didik Joko Nugroho. Didik menyebut angka partisipasi pemilih di beberapa TPS yang berada di kisaran 70%-75%.
Sementara terkait dengan rekapitulasi hasil Pilkada di tingkat kabupaten, Ketua Divisi Teknis KPU Bantul, Mestri Widodo menyatakan akan selesai dilaksanakan pada Senin (2/12/2024) malam. "Setelah itu akan kami umumkan hasilnya pada malam itu juga," kata Mestri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.