Cahya Supriadi Perkuat Timnas Indonesia, PSIM Jogja Dukung Penuh
Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi resmi dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 usai menerima surat dari PSSI.
Mengangkat Cerita Pelestarian Lingkungan dan Budaya Lokal, Film-film Anak Ikut Mewarnai JAFF 2024. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah film anak yang mengangkat isu terkini pelestarian lingkungan dan mencegah perubahan iklim diputar di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2024. Sejumlah film tersebut merupakan karya dari berbagai sineas di Indonesia yang mendapatkan pendanaan dari plaftform digital di bawah Balai Media Kebudayaan (BMK) Kementerian Kebudayaan.
Sejumlah film tersebut antara lain Cening Nepukin I Kawa, Wirma Menenun Harapan, Ada Hantu di Menara Merdu, Lintang Kunang-Kunang dan Suracil. Sutradara Film Suracil, Rakha Magelhaens Ryndam Jatindra mengatakan Suracil merupakan film yang menceritakan tentang terik matahari yang dirasakan saat ini sangat menyengat. Hal ini sangat erat kaitan dengan pelestarian lingkungan.
BACA JUGA : Film Lafran Pane Diputar di Platform OTT, Jadi Pemantik Semangat Kepahlawanan
"Pesannya adalah panas yang kita rasakan itu bukan karena matahari, tetapi karena jumlah pohon yang saat ini terus berkurang. Lewat pesan sederhana ini harapan anak-anak bisa teredukasi," katanya di sela-sela JAFF 2024, XXI Jogja Minggu.
Adapun Sutradara Lintang Kunang-Kunang Tirta Agni dalam filmnya juga menyoroti tentang perubahan iklim sebagai dampak dari kurangnya menjaga lingkungan. Dalam film tersebut, salah satu dampak nyata dari perubahan iklim yaitu hilangnya serangga kunang-kunang.
"Saat ini anak-anak dalam posisi jarang bahkan tidak pernah melihat kunang-kunang karena sudah tidak ada lagi. Ini sebagai dampak dari perubahan iklim," katanya.
Yulia Evina Bara Produser Kreatif Indonesiana.TV menuturkan karya yang dihasilkan merepresentasikan keberagaman budaya dalam kehidupan sehari-hari anak Indonesia, menghadirkan cerita yang autentik dan menginspirasi. Sejumlah cerita menarik berkaitan dengan perubahan iklim dikemas erat dengan budaya lokal.
"Sehingga film ini sekaligus untuk memastikan bahwa budaya dan ragam seni Indonesia dapat diakses lebih luas, serta memberikan platform bagi sineas muda untuk menyampaikan cerita-cerita lokal yang kaya nilai budaya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi resmi dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 usai menerima surat dari PSSI.
DPR AS melalui Jamie Raskin membuka penyelidikan terhadap FIFA dan hubungan Gianni Infantino dengan Presiden Donald Trump. FIFA diminta menyerahkan sejumlah dok
Job Fair Bantul 2026 akan digelar pada 6-7 Agustus di Stadion Sultan Agung. Sebanyak 15 perusahaan membuka sekitar 1.000 lowongan kerja dengan target 750 pencar
TECNO, brand teknologi inovatif berbasis AI, resmi meluncurkan TECNO MEGABOOK K14S. Laptop berukuran 14 inci ini memadukan performa tingg, desain premium
Pablo Nieto menyebut Maverick Vinales bisa dilupakan dalam sehari di MotoGP. Cedera dan konflik dengan KTM membuat masa depannya terancam.
Psikologi mengungkap keterbukaan terhadap pengalaman menjadi sifat yang paling erat kaitannya dengan kreativitas, inovasi, dan kemampuan berpikir lintas disipli