Sejarah Gunung Anak Krakatau, Lahir dari Reruntuhan 1883 hingga Kisah Tsunami
Sejarah Gunung Anak Krakatau bermula dari kehancuran Krakatau 1883, tumbuh hingga 338 mdpl, lalu runtuh akibat longsoran pada tsunami 2018.
Mengangkat Cerita Pelestarian Lingkungan dan Budaya Lokal, Film-film Anak Ikut Mewarnai JAFF 2024. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah film anak yang mengangkat isu terkini pelestarian lingkungan dan mencegah perubahan iklim diputar di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2024. Sejumlah film tersebut merupakan karya dari berbagai sineas di Indonesia yang mendapatkan pendanaan dari plaftform digital di bawah Balai Media Kebudayaan (BMK) Kementerian Kebudayaan.
Sejumlah film tersebut antara lain Cening Nepukin I Kawa, Wirma Menenun Harapan, Ada Hantu di Menara Merdu, Lintang Kunang-Kunang dan Suracil. Sutradara Film Suracil, Rakha Magelhaens Ryndam Jatindra mengatakan Suracil merupakan film yang menceritakan tentang terik matahari yang dirasakan saat ini sangat menyengat. Hal ini sangat erat kaitan dengan pelestarian lingkungan.
BACA JUGA : Film Lafran Pane Diputar di Platform OTT, Jadi Pemantik Semangat Kepahlawanan
"Pesannya adalah panas yang kita rasakan itu bukan karena matahari, tetapi karena jumlah pohon yang saat ini terus berkurang. Lewat pesan sederhana ini harapan anak-anak bisa teredukasi," katanya di sela-sela JAFF 2024, XXI Jogja Minggu.
Adapun Sutradara Lintang Kunang-Kunang Tirta Agni dalam filmnya juga menyoroti tentang perubahan iklim sebagai dampak dari kurangnya menjaga lingkungan. Dalam film tersebut, salah satu dampak nyata dari perubahan iklim yaitu hilangnya serangga kunang-kunang.
"Saat ini anak-anak dalam posisi jarang bahkan tidak pernah melihat kunang-kunang karena sudah tidak ada lagi. Ini sebagai dampak dari perubahan iklim," katanya.
Yulia Evina Bara Produser Kreatif Indonesiana.TV menuturkan karya yang dihasilkan merepresentasikan keberagaman budaya dalam kehidupan sehari-hari anak Indonesia, menghadirkan cerita yang autentik dan menginspirasi. Sejumlah cerita menarik berkaitan dengan perubahan iklim dikemas erat dengan budaya lokal.
"Sehingga film ini sekaligus untuk memastikan bahwa budaya dan ragam seni Indonesia dapat diakses lebih luas, serta memberikan platform bagi sineas muda untuk menyampaikan cerita-cerita lokal yang kaya nilai budaya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejarah Gunung Anak Krakatau bermula dari kehancuran Krakatau 1883, tumbuh hingga 338 mdpl, lalu runtuh akibat longsoran pada tsunami 2018.
Wapres Gibran mendorong inovasi mahasiswa ITB terus dikembangkan agar berdampak lebih luas dan terhubung dengan kebutuhan industri.
Pakar Vulkanologi UGM Prof. Agung Harijoko menjelaskan enam gunung api aktif bersamaan merupakan fenomena alami dalam proses geologi.
Malone Lam, pemuda Singapura 22 tahun, mengaku bersalah dalam kasus pencurian kripto US$245 juta dan menjalani gaya hidup mewah.
BMKG memantau sebaran abu vulkanik dari lima gunung api pada 10 September 2026. Simak wilayah yang terdampak dan imbauannya.
Dinkes Bantul menduga jalur makanan matang dan mentah di SPPG Patalan 2 memicu kontaminasi bakteri dalam kasus keracunan MBG.