Dugaan Pencemaran Pantai Cangkring Bantul, DLH Ambil Sampel Air dan Tunggu Hasil Lab
DLH Bantul mengambil sampel air Pantai Cangkring terkait dugaan pencemaran limbah tambak udang. Hasil uji laboratorium diperkirakan 10 hari.
Beasiswa pendidikan - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebanyak 500 kuota bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) telah diajukan pada Oktober 2024. Sampai saat ini, sudah ada 283 penerima yang telah memperoleh bantuan tersebut di wilayah DIY.
Program ini bertujuan untuk membantu meringankan biaya pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di wilayah setempat.
Penyerahan bantuan PIP ini merupakan bagian dari aspirasi yang disalurkan oleh anggota DPR RI F-PKB dari daerah pemilihan DIY, Kaisar Abu Hanifah.
Terbaru, bantuan PIP disalurkan di Kabupaten Kulonprogo, Sabtu (7/12/2024). Acara yang dilaksanakan di Gedung PCNU Kulonprogo, Kelurahan Wates, Kecamatan Wates, dihadiri oleh 350 wali murid, 20 kepala sekolah SD, serta tim dari Kaisar Abu Hanifah.
BACA JUGA: Kaisar Abu Hanifah Serahkan Beasiswa PIP Kepada 250 Pelajar di Kota Jogja
M. Arifudin, salah satu anggota tim yang menyerahkan bantuan tersebut menyampaikan, upaya ini merupakan salah satu bentuk untuk pemajuan pendidikan di Jogja.
Dia berharap dengan penyaluran bantuan itu masyarakat tidak akan lagi kebingungan dalam menyekolahkan anak-anak mereka. Selain itu, dia berharap kuota PIP akan semakin banyak, bahkan mencakup jenjang pendidikan SMP dan SMA di masa depan.
"Mudah-mudahan dengan adanya program ini kedepannya masyarakat tidak lagi kebingungan untuk menyekolahkan anaknya, serta kuota PIP semakin banyak, bahkan terbuka juga untuk SMP dan SMA untuk diajukan," ujar M. Arifudin dalam keterangannya.
Sementata Ketua PCNU Kulonprogo, Gus Lukman Arifin Fatkhul Huda, mengapresiasi bantuan PIP yang disalurkan itu.
Menurutnya, bantuan PIP sangat penting untuk menunjang kegiatan belajar siswa, terutama bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Dia berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi pendidikan di Kulonprogo dan sekitarnya.
"Saya senang, anak-anak bisa mendapatkan bantuan PIP yang bisa digunakan untuk menunjang kegiatan belajar. Bahkan harapan saya, bantuan PIP ini berkelanjutan," kata dia.
Dengan adanya program PIP ini, diharapkan dapat memberikan akses pendidikan yang lebih baik dan merata bagi seluruh masyarakat, terutama di daerah yang membutuhkan bantuan.
PIP merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memastikan bahwa pendidikan di Indonesia dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkendala oleh masalah biaya.
Melalui bantuan ini, diharapkan anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat tetap melanjutkan pendidikan mereka dengan lebih mudah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Bantul mengambil sampel air Pantai Cangkring terkait dugaan pencemaran limbah tambak udang. Hasil uji laboratorium diperkirakan 10 hari.
Bahlil Lahadalia mengatakan Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi dibentuk untuk mempercepat eksekusi target hilirisasi dan transisi energi.
PT Virgo Karya Shipping memberikan pendampingan hukum kepada nakhoda Kapal Virgo Transport 8 yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Sarmuji resmi menjadi Menperin menggantikan Agus Gumiwang. Kadin meminta empat persoalan industri segera menjadi perhatian.
Koperasi Semesta belum bisa memasok susu untuk MBG karena produksi terserap industri dan UMKM. Populasi sapi akan ditambah 200 ekor.
BPS mencatat inflasi September 2026 mencapai 3,28% secara tahunan. Program MBG turut mendorong kenaikan harga daging ayam ras.