Pengurus Wanita Syarikat Islam DIY Dilantik, Siap Perkuat Peran Perempuan

Media Digital
Media Digital Sabtu, 14 Desember 2024 11:17 WIB
Pengurus Wanita Syarikat Islam DIY Dilantik, Siap Perkuat Peran Perempuan

Suasana pelantikan pengurus wilayah Wanita Syarikat Islam DIY periode 2024-2029 pada Sabtu (14/12/2024) di gedung DPD RI DIY

JOGJA – Pengurus Pimpinan Wilayah Wanita Syarikat Islam (WSI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk periode 2024-2029 dilantik pada Sabtu (14/12/2024) di gedung DPD RI DIY. Erlina terpilih sebagai Ketua, didampingi Suti Nurhayati sebagai Sekretaris, dan Nini Sekarsari sebagai Bendahara. 

Ketua Bidang 4 PP Wanita Syarikat Islam, Iin Suni Atdmaja mengatakan, pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk melanjutkan perjuangan panjang perempuan. Para pengurus yang baru dilantik dianggap sebagai pilar utama dalam mewujudkan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.

“Masalah perempuan saat ini sangat kompleks dan mengkhawatirkan, mulai dari masalah mental, pendidikan, kekerasan terhadap perempuan dan anak, hingga masalah-masalah sosial lainnya. Oleh karena itu, kita membutuhkan respons yang cepat dan konsisten melalui langkah-langkah kerja organisasi yang terukur,” katanya. 

Salah satu fokus utama WSI DIY periode ini yang didorong adalah peningkatan kapasitas anggota dalam hal manajemen organisasi dan pengembangan di wilayah setempat. Hal ini bertujuan untuk memperkuat struktur organisasi dari tingkat cabang hingga pusat, sehingga WSI dapat semakin berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.

“Pengurus baru diharapkan terus berupaya meningkatkan kapasitas pimpinan cabang agar tujuan organisasi dapat berkembang di masyarakat,” tambah Iin.

Ketua Pimpinan Wilayah Wanita Syarikat Islam DIY periode 2024-2029, Erlina mengatakan, sebagai organisasi yang memiliki sejarah panjang, WSI memiliki peran strategis dalam pemberdayaan perempuan. Didirikan pada tahun 1918 dengan nama Syarikat Siti Fatimah, organisasi ini telah menjadi pionir dalam perjuangan emansipasi wanita di Indonesia. 

"WSI juga merupakan salah satu inisiator Kongres Perempuan Indonesia pertama di Jogja dan aktif berjuang untuk kemerdekaan Indonesia," jelasnya. 

Organisasi ini, kata dia bertujuan untuk membina perempuan menjadi pribadi yang mandiri dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Pihaknya akan fokus pada peningkatan kapasitas anggota yang berasal dari berbagai kalangan melalui pelatihan, pendidikan, dan penguatan peran perempuan di bidang sosial, ekonomi, dan politik. 

"Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan WSI DIY dapat semakin berkontribusi dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan mewujudkan kesetaraan gender di masyarakat," pungkas dia. (***)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online