Polres Kulonprogo Tingkatkan Kesiapan Mengantisipasi Bencana Hidrometeorologi

Newswire
Newswire Sabtu, 14 Desember 2024 20:47 WIB
Polres Kulonprogo Tingkatkan Kesiapan Mengantisipasi Bencana Hidrometeorologi

Tanah Longsor - Ilustrasi Freepik

Harianjogja.com, KULONPROGO—Curah hujan yang tinggi mendorong Polres Kulonprogo meningkatkan kesiapan dalam mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang sering terjadi selama musim hujan untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

Kabagops Polres Kulonprogo Kompol Sumalugi, di Kulonprogo, menyatakan bahwa Polres Kulonprogo telah melakukan berbagai persiapan, termasuk apel siaga bencana, pengecekan alat dan sarana prasarana, serta koordinasi dengan instansi terkait, seperti BPBD, TNI, dan relawan.

“Kami memastikan bahwa seluruh personel siap siaga dan telah memahami prosedur penanganan bencana. Selain itu, sarana, alat komunikasi, dan kendaraan operasional juga telah kami siapkan,” kata Sumalugi, Sabtu (14/12/2024).

Ia mengatakan wilayah Kulonprogo memiliki berbagai potensi bencana, seperti tanah longsor dan banjir. Wilayah yang berpotensi tanah longsor di Kapanewon (Kecamatan) Kokap, Girimulyo, Kalibawang, Samigaluh, dan Pengasih.

Kemudian, wilayah berpotensi banjir di Kapanewon Wates, Panjatan, Galur, dan Lendah.

"Kami mengingatkan masyarakat agar peka terhadap lingkungan," ujarnya.

BACA JUGA: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Dimakzulkan Parlemen

Kasat Samapta Polres Kulonprogo Iptu Effendi Sulistiawan menambahkan bahwa Polres Kulonprogo juga aktif mengedukasi masyarakat melalui program penyuluhan tentang mitigasi bencana.

"Kami memberikan informasi kepada masyarakat di daerah rawan untuk meningkatkan kesiapsiagaan mereka, termasuk langkah evakuasi jika sewaktu-waktu diperlukan,” katanya.

Polres Kulonprogo juga telah membentuk posko siaga bencana dari personel Satsamapta Polsek dan Polres serta personel staf yang melaksanakan siaga on call, sebagai langkah antisipasi bila terjadi bencana.

Selain itu, Satlantas juga menyiagakan tim urai lalin apabila ada gangguan pohon tumbang ataupun peristiwa yang diakibatkan hujan yang cukup ekstrem. Posko ini dilengkapi dengan petugas yang bertugas memantau kondisi cuaca serta memberikan bantuan darurat.

Langkah antisipatif ini diharapkan dapat mengurangi risiko bencana hidrometeorologi dan memastikan keselamatan masyarakat Kulonprogo selama musim hujan.

"Polres juga mengimbau warga agar segera melaporkan melalui call center 110 jika menemukan potensi bahaya di lingkungan sekitar," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online