Pengguna AS Kini Lebih Puas Pakai Samsung daripada iPhone
Samsung mengungguli Apple dalam survei kepuasan pengguna smartphone di Amerika Serikat versi ACSI 2026. Galaxy S Series jadi yang tertinggi.
Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Agus Yuli Herwanta./ Harian Jogja - Ujang hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dan bencana alam di wilayahnya menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.
Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Agus Yuli Herwanta menyampaikan, jelang Nataru pihaknya telah menyiapkan personelnya untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam dan kebakaran.
Khusus untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran, Agus mengaku telah menyiagakan tujuh pos pemadam kebakaran (Damkar) yang tersebar di sejumlah lokasi. Adapun personel damkar yang ada pada masing-masing pos berjumlah sekitar 20 orang.
Untuk mencegah adanya kebakaran, Agus juga mengaku jawatannya terus mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran melalui sosialisasi di tingkat kapanewon, kelurahan, dan RT.
"Untuk unit dan personel damkar kami saat ini selalu siap untuk diterjunkan begitu ada kejadian," katanya, Selasa (17/12/2024).
Selain itu, BPBD Bantul kata Agus juga menyiapkan personel untuk 10 tim reaksi cepat (TRC) dan pusat pengendalian operasi (pusdalop) yang siap menerima aduan dari masyarakat baik terkait bencana maupun penyelamatan selama 24 jam.
"Dan semua sudah siap untuk bekerja maksimal saat Nataru," jelasnya.
Terkait dengan kondisi EWS, Agus menyatakan telah melakukan pengecekan terkait 28 EWS Tsunami maupun enam unit EWS banjir dan sejumlah EWS longsor. Dari hasil pengecekan, Agus memastikan jika semua EWS normal dan berfungsi.
"Meskipun saat ini kami memang masih terus butuh penambahan EWS baik untuk EWS banjir, longsor dan Tsunami," ungkapnya.
Sementara Manajer Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) BPBD Bantul, Aka Luk Luk Firmansyah mengaku saat ini pihaknya terus mendorong optimalisasi peringatan dini banjir melalui Pos Siaga Darurat Banjir-Longsor di 36 titik. Menurutnya, sistem peringatan dini banjir dapat dilakukan dengan mengoptimalkan jaringan komunikasi yang ada di pos siaga darurat tersebut.
"Diharapkan dengan adanya peran masyarakat, relawan, pemerintah kalurahan, maka persoalan deteksi banjir bisa segera dilakukan," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Samsung mengungguli Apple dalam survei kepuasan pengguna smartphone di Amerika Serikat versi ACSI 2026. Galaxy S Series jadi yang tertinggi.
Ekspor Bantul periode Januari-April 2026 capai Rp532 miliar. Simak daftar komoditas unggulan dan upaya Pemkab Bantul menjaga target ekspor di sini.
Badan Gizi Nasional (BGN) ingatkan masyarakat waspada penipuan pendaftaran SPPG. Pendaftaran hanya melalui portal resmi, BGN tidak pakai perantara.
DPRD Kota Jogja akan memverifikasi langsung program Pemkot Jogja terkait sampah, Malioboro, hingga pengawasan rumah kost.
Google Health 5.0 wajib di-update bagi pengguna Fitbit. Simak ulasan mengenai fitur baru, masalah AI Gemini, hingga hilangnya fitur komunitas di sini.
Miley Cyrus jadi artis kelahiran 90-an pertama yang meraih bintang di Hollywood Walk of Fame. Simak pidato haru dan pesan mendalam sang penyanyi di sini.