Masyarakat Jangan Mudah Termakan Hoaks di Era Banjir Informasi
Wakil Ketua DPRD DIY Budi Waljiman mengingatkan pentingnya literasi digital agar masyarakat mampu memilah informasi dan terhindar dari hoaks.
Mahasiswa KKN Alternatif 94 UAD unit I.A.1 menggelar sosialisasi bertajuk "Literasi Digital bagi warga di Era Digita". Acara ini diselenggarakan pada Sabtu, 14 Desember 2024 di Pendopo Padas Temanten Prenggan, Kecamatan Kotagede./ Ist
JOGJA – Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang literasi digital, mahasiswa KKN Alternatif 94 UAD unit I.A.1 menggelar sosialisasi bertajuk "Literasi Digital bagi warga di Era Digita". Acara ini diselenggarakan pada Sabtu, 14 Desember 2024 di Pendopo Padas Temanten Prenggan, Kecamatan Kotagede, dengan tujuan memberikan edukasi tentang pentingnya literasi digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Kegiatan ini dihadiri oleh dari masyarakat sekitar dari berbagai kalangan, termasuk pelajar, mahasiswa, pelaku usaha, hingga masyarakat umum. Para peserta diberikan materi mengenai keamanan digital, etika berinternet, serta cara mengidentifikasi berita palsu atau hoaks yang marak di media sosial.
Dalam materinya, Indah Wenerda,S.Sn.,M.A, menyampaikan bahwa literasi digital adalah salah satu kunci utama untuk menghadapi tantangan di era digital.
“Penggunaan teknologi seperti ponsel di zaman sekarang sudah sangat melekat dengan kehidupan kita, karena ponsel memberikan banyak kemudahan dalam aktivitas sehari-hari. Tetapi di lain sisi, teknologi ini bisa menjadi sumber malapetaka jika tidak digunakan dengan bijak. Itulah pentingnya literasi digital, untuk memastikan kita menggunakan teknologi secara bijak, aman, dan produktif. Dengan literasi digital, kita dapat mencegah penyebaran hoaks dan melindungi data pribadi.” ujar Indah Wenerda,S.Sn.,M.A.
Dalam sesi diskusi, peserta diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada narasumber mengenai berbagai isu seputar literasi digital. Sesi ini mendapatkan antusiasme tinggi dari peserta, terutama terkait cara menghindari informasi hoaks dan pengalaman menjadi korban penipuan lewat sosial media seperti Facebook dan Whatsapp.
Sebagai penutup, ibu Indah Wenerda,S.Sn.,M.A memberikan beberapa tips untuk menjaga keamanan data pribadi dan agar terhindar dari penipuan yang berbasis online. Dengan demikian, diharapkan sosialisasi literasi digital ini dapat memberikan kontribusi kuat dalam mendukung masyarakat Indonesia yang cerdas digital dan tanggap terhadap perubahan zaman. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wakil Ketua DPRD DIY Budi Waljiman mengingatkan pentingnya literasi digital agar masyarakat mampu memilah informasi dan terhindar dari hoaks.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.