Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas Guna Kepentingan Pribadi saat Libur Lebaran
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Kondisi Jl. Sentolo-Nanggulan yang kembali longsor dan menyebabkan hampir seluruh badan jalan amblas, Senin (6/1/2025)./Harian Jogja-Triyo Handoko
Harianjogja.com, KULONPROGO—Tanah longsor di Jl. Sentolo-Nanggulan yang terjadi pada Desember lalu menyebabkan jalan di wilayah tersebut ditutup untuk kendaraan roda empat. Kondisinya pun kini kondisinya semakin parah. Sebelumnya longsor menyebabkan setengah badan jalan amblas, sekarang hampir seluruhnya terputus akibat longsor terbaru pada Minggu (5/1/2025).
Hingga kini belum ada penanganan berarti pada Jl. Sentolo-Nanggulan yang berstatus jalan provinsi di Kalurahan Wijimulyo, Kapaneon Nanggulan itu.
Seorang warga Padukuhan Setren, Wijimulyo, Nur Rohman yang setiap hari berjaga di jalan itu agar tidak ada kendaraan roda empat yang lewat menyebut amblasnya seluruh badan jalan disebabkan hujan deras pada Minggu kemarin.
Nur Rohman menerangkan amblasnya badan jalan yang kemudian menyebabkan longsor ke bawahnya itu sebetulnya sudah terjadi beberapa kali setelah longsor pertama. “Akhir tahun kemarin itu sudah mulai amblas lagi, puncaknya kemarin Minggu sampai benar-benar hampir memutus jalan,” jelasnya, Senin (6/1/2025).
Amblasan badan jalan itu kini menyebabkan penutupan total, lanjut Rohman, yang sebelumnya dapat dilewati sepeda motor kini sudah tidak bisa lagi. “Kalau tidak ditutup total meski hanya dilewati sepeda motor tetap mengkhawatirkan, sehingga benar-benar tutup total sekarang,” ujar dia.
Rohman berharap ada perbaikan segera agar longsor yang menyebabkan jalan amblas itu tidak makin parah. “Khawatirnya kalau tidak segera ditangani bisa makin parah, bisa menjalar longsornya kemana-mana apalagi ini musim hujan,” ungkapnya.
Retakan-retakan tanah juga terlihat akibat longsor yang terjadi terakhir. “Bisa dilihat retakannya makin ke dalam ke bagian atas ini mengkhawatirkan makanya jalan ditutup total juga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Harga tiket Piala Dunia 2026 mulai turun di pasar resale setelah penjualan melambat dan kursi stadion belum penuh.
Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 disebut bakal menjadi ponsel pertama yang menghadirkan fitur Gemini Intelligence dari Google.
Persebaya diingatkan Bernardo Tavares agar tidak meremehkan Semen Padang meski lawan sudah degradasi ke Liga 2.
Primbon Jawa menyebut weton Jumat Pahing memiliki aura pemimpin, rezeki baik, dan karakter mudah disukai banyak orang.
Proyek PSEL Bantul belum berjalan karena dana Danantara belum turun saat volume sampah rumah tangga terus meningkat.