Kasus Baru HIV di Kota Jogja Turun, Ada Temuan 41 Kasus hingga Juni 2026
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Ilustrasi Ibadah Haji - StockCake
Harianjogja.com, BANTUL—Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bantul mencatat jumlah kuota haji tahun 2025 menurun dibandingkan dengan 2024. Meski begitu, Kemenag Bantul menilai masih ada tambahan kuota untuk lansia dan penggabungan.
Kepala Kantor Kemenag Bantul, Ahmad Sidqi menuturkan Kabupaten Bantul mendapatkan kuota keberangkatan jemaah haji mencapai 835 orang tahun ini. Jumlah tersebut menurun dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 950 orang. Meski begitu, Ahmad mengaku masih ada tambahan kuota lainnya.
"Ini [pembagian kuota keberangkatan jemaah haji] dinamis, nanti masih ada tambahan kuota 5 persen dari total kuota [keberangkatan jemaah haji] untuk lansia, kuota penggabungan, dan pendampingan," ujarnya, Rabu (8/1/2025).
Kuota tambahan sebesar 5% diberikan kepada lansia yang masa tunggunya sudah mendekati masa keberangkatan. Dia mengaku, ada kebijakan dari Kemenag RI untuk memprioritaskan calon jemaah haji lansia. Meski begitu jemaah haji lansia pun harus lolos tes kesehatan sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
Ia membuka kuota untuk calon jemaah haji yang ingin dilakukan pendampingan. Pendampingan biasanya dilakukan pada calon jemaah haji lansia. Beberapa jemaah lansia memiliki permasalahan kesehatan, sehingga mereka perlu mendapat pendampingan saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Kemenag Bantul akan membuka kuota bagi calon jemaah haji yang akan melakukan penggabungan. Biasanya, penggabungan dilakukan pada pasangan suami istri yang waktu tunggu keberangkatan haji sudah mendekati keberangkatan, namun pasangan suami istri tersebut dijadwalkan berangkat dengan waktu yang berbeda.
Pada 2025 ini Kemenag RI memberikan kuota keberangkatan jemaah haji sekitar 3.300 orang untuk seluruh kabupaten dan kota di DIY. Meski Bantul telah mendapatkan kuota jemaah haji mencapai 835 orang tahun ini, namun menurutnya kuota tersebut masih dapat meningkat.
BACA JUGA : Jemaah Haji Asal Bantul Mulai Dipulangkan Secara Bertahap, 3 Orang Meninggal Dunia
"Nanti akhirnya masih bisa bertambah [kuota jemaah haji], tahun lalu kuotanya 950 orang, namun yang diberangkatkan 1.044 orang," ujarnya.
Kuota keberangkatan jemaah haji yang tidak berbeda jauh dari tahun ke tahun, maka masa tunggu jemaah haji di Bantul hingga saat ini masih mencapai 35 tahun. Jemaah haji lansia tetap menjadi prioritas untuk diberangkatkan. "Masa tunggunya lama karena kuota kita dibatasi oleh pemerintah Saudi, karena keterbatasan tempat [untuk ibadah haji]," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
HP RAM 8 GB hingga 12 GB makin terjangkau pada 2026. Simak daftar harga dan pilihan terbaik sesuai kebutuhan dan anggaran.
Smartphone brain bukan istilah medis resmi. Dokter menjelaskan kaitannya dengan fokus, tidur, dan sakit kepala.
Apple menghadapi ganti rugi US$5,7 miliar atau sekitar Rp102,6 triliun setelah juri AS menyatakan Taptic Engine melanggar dua paten.
Bau bensin masuk kabin mobil jangan diabaikan. Kenali 10 penyebabnya, dari tutup tangki hingga kebocoran fuel pump.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.