AI Tak Hanya Hapus Pekerjaan, 41 Juta Posisi Bisa Muncul
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
Foto Polres Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Satu unit mobil Daihatsu Taft yang tercebur di sungai di Karangploso berhasil dievakuasi. Kecelakaan tunggal ini terjadi karena pengemdaranya terburu-buru hendak mau buang air besar (BAB).
Mobil yang dikendarai oleh S, warga Sitimulyo, Piyungan itu dievakuasi menggunakan mobil crane pada Jumat (10/1/2025) siang.
BACA JUGA: Ditinggal Pemiliknya BAB, Daihatsu Taft Nyemplung di Sungai di Srimulyo
"Setelah Salat Jumat dievakuasi dengan mobil crane. Itu satu-satunya caranya yang bisa, karena kalau tanpa kendaraan berat, tidak mungkin bisa dievakuasi," kata Kapolsek Piyungan Kompol Amir M, Jumat (10/1/2025) sore.
Menurut Kapolsek, butuh waktu yang cukup untuk mengevakuasi mobil tersebut dari sungai. Sebab, petugas harus mengaitkan tali pada bagian bumper mobil, baru bisa dievakuasi.
"Jam 2 siang sudah bisa dievakuasi. Mobil kemudian dibawa pulang pemiliknya," ungkap Kapolsek.
Sebelumnya, satu unit Daihatsu Taft yang dikendarai S, warga Sitimulyo, Piyungan, Jumat (10/1/2025) pagi, tercebur di sungai Dusun Karang Ploso, Srimulyo, Piyungan, Bantul. Mobil itu tercebur karena diduga S lupa tidak menarik hand rem, saat S terburu-buru hendak mau buang air besar (BAB).
Awalnya, S mengemudikan Daihatsu Taft dari arah Segoroyoso, Pleret, Bantul menuju kerumahnya sekitar pukul 09.30 WIB.
Ditengah perjalanan, S, kata Kapolsek merasakan perut mulas dan ingin buang air besar (BAB).
Oleh S, mobil yang dikendarai akhirnya diarahkan ke bendungan Karang Ploso, Srimulyo, Piyungan.
"Karena sudah tidak bisa menahan, mobil akhirnya diparkir jalan turunan. Pengemudi langsung keluar untuk BAB di sungai," katanya.
Pada saat S hendak BAB di sungai, S melihat kearah mobil dan terlihat Daihatsu Taft yang diparkirkan tersebut berjalan perlahan dan tercebur sungai.
"Diduga, pengemudi lupa menarik tuas hand rem saat memarkirkan kendaraannya," jelas Kapolsek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Warga Villa Banguntapan Asri 3 meminta kolam koi ditutup dan menagih tindak lanjut Satpol PP Bantul atas rekomendasi OPD.
Askab PSSI Sleman, PSS Sleman, dan Carrick Rangers FC menggagas Global Pathway untuk membuka peluang pemain muda berlatih di Eropa.
Kemendikdasmen memperkuat pendidikan Pancasila melalui deep learning, budaya sekolah, ekstrakurikuler, pembiasaan, dan pengalaman nyata siswa.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut positif setiap kritik, saran, and laporan masyarakat terkait pelayanan publik.