Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
BPBD Kota Jogja melakukan evakuasi usai sebuah talud di Kemantren Mantrijeron ambrol setelah hujan deras, Minggu (12/1/2025) - dokumentasi BPBD Kota Jogja
Harianjogja.com, JOGJA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja menerima laporan terkait dengan ambrolnya sebuah talud di Gedongkiwo RT 36 RW 08, Kelurahan Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron, Kota Jogja. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (12/1/2025) pukul 02.00 WIB dini hari. Sementara, laporan diterima pada pukul 08.55 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Jogja Nur Hidayat mengatakan talud milik Dinas PUPKP Kota Jogja ini berukuran lebar 6 meter dan tinggi kurang lebih 20 meter. Ambrolnya talud ini disebabkan oleh turunnya hujan deras.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," ujar Nur, Minggu (12/1/2025).
Meski tak ada korban jiwa, talud ambrol ini turut menghancurkan dapur milik salah satu warga. Selain itu, ada sebanyak 2 KK dengan total 7 jiwa yang terdampak, tapi dipastikan masih aman dan tidak mengungsi.
Nur menyebut sejumlah personel diterjunkan untuk melakukan evakuasi. Diantaranya adalah TRC BPBD Kota Jogja, Satgas Linmas Kota Jogja, hingga warga. Selanjutnya BPBD Kota Jogja melakukan asesmen.
"Kebutuhan yang mendesak yakni berupa dua buah terpal," ungkapnya.
Pemerintah Kota Jogja telah memperpanjang status siaga darurat bencana hidrometeorologi hingga 28 Februari 2025. Keputusan ini dituangkan dalam Keputusan Wali Kota Jogja Nomor 493 Tahun 2024 sebagai respons terhadap potensi cuaca ekstrem selama puncak musim hujan.
Ketua Tim Kerja Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan Dan Data Informasi Komunikasi Kebencanaan BPBD Kota Jogja, Darmanto menjelaskan bahwa langkah ini diambil berdasarkan rekomendasi BMKG yang memprediksi curah hujan tinggi hingga sangat tinggi di wilayah DIY dalam beberapa bulan kedepan.
“Seluruh wilayah kota berada dalam periode rawan bencana hidrometeorologi. Cuaca ekstrem ini tidak hanya meningkatkan risiko banjir dan longsor, tetapi juga kerusakan akibat angin kencang dan pohon tumbang, terutama di area padat penduduk,” kata Darmanto
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Instagram resmi mengganti logo teks atau wordmark setelah 10 tahun. Desain baru menuai pro dan kontra karena banyak pengguna salah membaca tulisan Instagram men
Ledakan industri drama AI di China melahirkan bisnis baru berupa lisensi wajah manusia. Warga mendapat bayaran hingga Rp12 juta, namun risiko penyalahgunaan dat
AFC resmi menolak banding Persib Bandung terkait kericuhan suporter saat ACL 2. Maung Bandung tetap didenda Rp3,5 miliar dan menjalani laga tanpa penonton.
Borneo FC resmi ditunjuk AFC sebagai tuan rumah fase grup AFC Challenge League 2026/2027. Stadion Segiri Samarinda akan menjadi venue pertandingan Asia.
Lonjakan operasi plastik di kalangan anak muda Jepang memicu kekhawatiran. Bahkan anak lulusan SD mulai menjalani operasi kelopak mata dengan persetujuan orang