Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ilustrasi paskibraka di Istana Negara/JIBI-Abdullah Azzam
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja membuka seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bagi siswa-siswi SMA/SMK/MA sederajat. Pendaftaran calon Paskibraka Kota Jogja 2025 dilaksanakan secara online melalui laman https://paskibraka.bpip.go.id dimulai pada tanggal 6 hingga 19 Februari 2025.
Kabid Kesatuan Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Jogja, Bernadus Bayu Laksmono menyampaikan seleksi calon Paskibraka dilakukan secara terbuka dan adil, bekerja sama dengan berbagai pihak yang kompeten dalam proses seleksi.
BACA JUGA : Calon Paskibraka DIY Mulai Jalani Latihan Intensif dan Karantina
"Kuota calon Paskibraka Kota Yogyakarta tahun 2025 sebanyak 23 pasang, artinya 23 putra dan 23 putri, total 46. Tahun lalu ada satu putri yang berhasil lolos menjadi Paskibraka Nasional. Tentu harapannya di tahun ini juga ada perwakilan kembali dari Kota Jogja di Nasional," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (2/2/2025).
Seleksi calon Paskibraka didasarkan pada domisili sekolah yang berada di wilayah Kota Jogja. Sehingga ketika siswa ataupun siswi yang mendaftar adalah perantau, tetap bisa mengikuti proses seleksi. "Seperti tahun sebelumnya, pihak sekolah biasanya sudah melakukan seleksi internal ataupun penjaringan kepada siswa-siswi yang berpotensi,” katanya.
Setelah itu, guru pendamping akan membantu dan mengarahkan calon peserta melakukan pendaftaran tahap awal yaitu administrasi secara online melalui laman resmi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Bayu menjelaskan, persyaratan untuk mengikuti seleksi berusia minimal 16 tahun dan maksimal 18 tahun dengan tinggi badan bagi putra minimal 170 cm dan maksimal 180 cm. Sementara tinggi badan bagi putri 165 cm dengan maksimal 175 cm.
“Proses seleksi Paskibraka tidak jauh berbeda dengan sebelumnya, hanya saja lebih ke penguatan nilai-nilai ideologi Pancasila. Diikuti dengan kecerdasan, mental dan fisik yang baik. Di mana nantinya bobot nilai Peraturan Baris-Berbaris (PBB) 30 persen, Samapta ataupun kesiapan fisik dan kondisi siap siaga 30 persen, serta Kepribadian 40 persen," ungkapnya.
Wakil Ketua Umum I Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Pusat, Muhamad Wardiyanto, menyampaikan apresiasi kepada Paskibraka Kota Jogja yang di tahun 2024 hasil seleksi rata-rata nilai Ideologi Pancasila melebihi passing grade Nasional.
"Nilai passing grade atau minimal untuk lolos 70, sementara di tahun 2024 rata-rata nilai calon Paskibraka Kota Jogja itu 75. Tentu ini hal baik yang harus diapresiasi dan terus ditingkatkan, agar generasi muda kita memiliki wawasan dan pemahaman yang baik terhadap Ideologi Pancasila," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.