Pengelolaan Sampah Gunungketur Jogja Diperkuat Lewat 9 Bank Sampah
Sembilan bank sampah aktif tersebar di setiap RW Gunungketur, Pakualaman, untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Ilustrasi pedagang pasar tradisional./Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Bangunan beberapa pasar rakyat di Bantul mengalami kerusakan. Kendati begitu, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul sejauh ini masih menunggu alokasi anggaran untuk rehabilitasi pasar tersebut.
Kabid Sarana dan Prasarana DKUKMPP Bantul, Zona Paramitha menuturkan masih ada beberapa pasar di Bantul yang mengalami kerusakan. Dia mengaku kerusakan yang ada di bagian atap bangunan.
Dia mengungkapkan rencana rehabilitasi pasar rakyat belum dapat direalisasikan hingga saat ini pasca terbitnya Inpres No.1/2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD tahun anggaran 2025. “Kami masih menunggu arahan dari bupati karena ada edaran untuk mengefisienkan anggaran. Jadi nanti kami lihat apakah rasionalisasi, refocusing [anggaran],” katanya, Senin (10/2/2025).
Zona mengungkapkan sebelumnya pihaknya berencana rehabilitasi Pasar Mangiran, Pundong dan Turi dengan menggunakan APBD Bantul. Pasar-pasar tersebut mengalami kerusakan di bagian atapnya.
Namun, Zona tidak mengungkapkan perkiraan alokasi anggaran yang dibutuhkan untuk rehabilitasi pasar tersebut.
Zona menuturan selain APBD, ada pula skema pendanaan lain yang telah diupayakan. Sebelumnya, pihaknya berupaya mengajukan rehabilitasi pasar rakyat menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK).
BACA JUGA: Pasar Terban Diubah Jadi Pasar Unggas Higienis, Pembangunan Capai 44 Persen
Pihaknya mengaku ada beberapa kriteria yang tidak dapat diajukan dengan pendanaan tersebut. “[Rehabilitasi pasar rakyat] tidak bisa menggunakan DAK, karena tidak masuk kriteria pasar yang berdekatan dan melayani kebutuhan industri,” katanya.
Sementara Plt. Kepala DKUKMPP Bantul, Fenty Yusdayati mengakui beberapa pasar di Bantul masih mengalami kerusakan. Akan tetapi dia mengakui keterbatasan anggaran yang ada membuat rehabilitasi pasar rakyat selama ini dilakukan secara bertahap. “Rehabilitasi ini perlu untuk pemeliharaan bangunan publik,” katanya.
Sementara pada 2024, DKUKMPP Bantul telah merehabilitasi Pasar Niten, Pasar Piyungan dan Pasar Ngipik. Rehabilitasi pasar tersebut dialokasikan anggaran dari APBD Bantul dan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Bantul tahun 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sembilan bank sampah aktif tersebar di setiap RW Gunungketur, Pakualaman, untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Bappenas mendorong penanganan karhutla bergeser dari respons ke pencegahan. BNPB telah mengerahkan 43.700 personel dan 55 armada udara.
Real Madrid membalas kritik Javier Tebas dan menyinggung prinsip netralitas. Simak awal perselisihan Tebas dan Los Blancos serta sejarah Madrid.
KAI Daop 6 Jogja membangun jalan baru 394 meter di Stasiun Lempuyangan. Sebanyak 13 rumah perusahaan ditertibkan untuk penataan kawasan.
Jadwal Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 hari ini mencakup 21 cabor, termasuk esports, atletik, bulu tangkis, wushu, dan angkat besi.
Wisatawan dari kawasan Malioboro yang hendak menuju Pantai Parangtritis pada Rabu (23/9/2026) dapat memanfaatkan Bus Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN