Dewa United Bungkam Borneo FC 3-1, Langsung Kuasai Puncak
Dewa United menang 3-1 atas Borneo FC di Stadion Segiri lewat gol Johnathan Pereira dan dua gol Denilson.
Asosiasi Sistem Informasi Indonesia (Aisindo) menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Prodi Sistem Informasi, Jurusan Informatika, Fakultas Teknik Industri, Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, Sabtu (15/2/2025). Organisasi ini memiliki komitmen untuk peningkatan kualitas jurusan sistem informasi hingga mengawal rekomendasi aturan penanganan judi online. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Asosiasi Sistem Informasi Indonesia (Aisindo) menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Prodi Sistem Informasi, Jurusan Informatika, Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, Sabtu (15/2/2025). Organisasi ini memiliki komitmen untuk peningkatan kualitas jurusan sistem informasi hingga mengawal rekomendasi aturan penanganan judi online.
Kegiatan ini dihadiri oleh akademisi, praktisi dan peneliti sistem informasi dari berbagai perguruan tinggi dan institusi di Indonesia. Adapun pelaksana kegiatan antara lain Prodi sistem informasi UPN Veteran , Prodi SI UAD, UMBY, Amikom, Universitas Alma Ata, UAJY, ITS, Universitas Trunojoyo dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Ketua Terpilih Aisindo Periode 2025-2029 Tony Dwi Susanto mengatakan pihaknya sudah menyiapkan sejumlah program. Di antaranya pengembangan kurikulum prodi sistem informasi berstandar internasional namun bisa mengadopsi kekhasan Indonesia.
Selain itu mengembangkan penelitian kepakaran sistem informasi. Karena sistem informasi tersebut tidak hanya pada kekhasan informasi yang dipelajari namun juga manusia serta organisasi. Salah satunya isunya seperti terkait judi online bullying di sosmed hingga keamanan data.
"Berbagai persoalan siber tersebut merupakan wilayah sistem informasi namun lebih spesifik berkaitan dengan manusia serta oganisasi," katanya.
Oleh karena itu Aisindo akan berusaha berkontribusi dalam memecahkan sejumlah persoalan bangsa tersebut. Salah satunya memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif berkaitan dengan penanganan masalah siber, pencurian data dan judi online.
Menurutnya sebelum ramai masalah judi online dan pencurian data, sebenarnya Aisindo pernah diminta masukan oleh Kementerian Kominfo saat itu. Bahkan telah dilakukan kajian peraturan platform digital. Meski demikian hasil kajian tersebut sampai saat ini belum ada tindaklanjutnya. Ke depan pihaknya akan terus mengawal rekomendasi tersebut.
"Secara umum kajian itu berkaitan dengan aturan, contohnya begini, misalnya ada orang membuat web judi online dia pakai satu provider seluler misalnya, apakah provider harus bertanggungjawab atau tidak? Nah kami menyarankan pemilik jalan [provider] ini juga bertanggung jawab karena dia yang punya hak boleh tidaknya itu masuk," ucapnya.
Selain itu pihaknya juga merekomendasikan konsep follow the money dalam penanganan judi online. Artinya pendekatan yang dilakukan bukan sekadar menutup server tetapi harus diungkap sampai ke aliran uang judi tersebut. "Itu harus diketahui orangnya siapa [yang terlibat aliran uang judi online] tersebut. Kalau ini bisa diungkap secara detail ini akan bisa menyelesaikan masalah," katanya.
Sekjen Aisindo Hartarto menambahkan ke depan akan menargetkan ada profesionalisme sistem informasi. Sehingga harus ada upaya untuk melakukan sertifikasi profesi sistem informasi sama seperti profesi lainnya. Sehingga ada etika dan aturan yang harus ditaati seperti halnya seperti profesi lainnya. "Sertifikasi profesi untuk sistem informasi ini sudah berjalan di beberapa negara. Orang maupun organisasi yang berkeimpung di sistem informasi," katanya.
Program selanjutnya berkaitan dengan pengembangan jaringan atau memperluas jejaring. Di mana Aisindo Indonesia termasuk bagian dari Chapter 52 negara.
"Harapannya tentu bisa memperkuat jejaring, para praktisi [eneliti akademisi dengan jjeraingan akan memperkuat sistem informasi di Indonesia. Lebih sulit bukan teknologi sebenarnya ke orang dan organisasinya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dewa United menang 3-1 atas Borneo FC di Stadion Segiri lewat gol Johnathan Pereira dan dua gol Denilson.
Berkas Febrie Adriansyah telah P-21 dan dilimpahkan ke Kejari Jaksel. Tim hukum siap menguji bukti dan tuduhan jaksa di persidangan.
Pengalihan 60% saham Whoosh ke pemerintah melalui Kemenkeu kini masuk tahap finalisasi, disertai due diligence dan evaluasi nilai saham.
Giuseppe Garibaldi akan resmi menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September 2026 setelah serah terima di Pelabuhan Tanjung Priok.
Polresta Jogja mendalami dugaan pungli food truck di Alkid, termasuk klaim permintaan jatah makan oleh anggota polisi dan tarif parkir jutaan rupiah.
DPRD Bantul menilai kinerja Perumda Aneka Dharma masih perlu didorong agar kontribusi terhadap PAD dan pengelolaan ITF Bawuran meningkat.