Paramount Skydance Kuasai Warner Bros, Ini Dampaknya
Paramount Skydance resmi menguasai Warner Bros. Discovery senilai USD110 miliar. Harry Potter hingga HBO Max kini satu grup.
Stadion Sultan Agung Bantul - Antara/Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul belum bisa berkomentar banyak terkait rencana PSIM Jogja menjadikan Stadion Sultan Agung (SSA) sebagai kandang pada kompetisi Liga 1 2025/2026.
Pasalnya, sampai saat ini belum ada pembicaraan dari manajemen Laskar Mataram dan Disdikpora Kabupaten Bantul terkait rencana penggunaan SSA untuk final Liga 2 pada 25 Februari 2025 dan untuk kandang PSIM Jogja pada kompetisi Liga 1 2025/2026.
"Soal itu kami belum bisa berkomentar banyak. Sebab, selain karena belum ada surat dari manajemen PSIM Jogja, di tahun ini kami kan juga ada assesment tentang kerusakan bangunan di SSA," Kepala Disdikpora Kabupaten Bantul, Nugroho Eko Setyanto, Rabu (19/2/2025).
Oleh karena itu, kata Nugroho, pihaknya baru bisa berkomentar apakah SSA bisa digunakan atau tidak sebagai kandang PSIM Jogja, usai adanya assesment SSA. Termasuk kemungkinan diperbolehkannya PSIM Jogja menggelar laga di SSA dengan penonton, Nugroho mengaku masih menunggu hasil assesment SSA.
BACA JUGA: Homebase PSIM di Liga 1, Mandala Krida Belum Jelas, Stadion Sultan Agung Jadi Alternatif
"Karena kami belum tahu kondisi teknis bangunannya seperti apa. Sehingga kami belum bisa berkomentar, nanti setelah ada assesment baru kami bisa berkomentar," imbuh Nugroho.
Terkait pelaksanaan assesment SSA, Nugroho mengaku belum bisa memastikan. Sebab, adanya SE dari Sekda Bantul tertanggal 13 Februari 2025 yang meminta adanya penundaan pelaksanaan kegiatan perjalanan dinas hingga assesment yang dilakukan oleh pihak ketiga.
"Nah kita tunggu saja. Setelah sudah ok dan diperbolehkan melakukan assesment baru kami akan gandeng pihak ketiga lakukan assesment," ucap Nugroho.
Sebelumnya, Direktur Utama PSIM Jogja, Liana Tasno mengungkapkan timnya masih berharap dapat menggunakan Stadion Mandala Krida sebagai kandang untuk musim depan di Liga 1.
Namun, melihat kondisi renovasi yang belum pasti, opsi lain pun sedang dipertimbangkan. "Kami masih ingin tetap di Mandala Krida. Tetapi jika tidak memungkinkan, Stadion Sultan Agung [Bantul] menjadi pilihan terbaik karena kapasitasnya cukup besar," ujar Liana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Paramount Skydance resmi menguasai Warner Bros. Discovery senilai USD110 miliar. Harry Potter hingga HBO Max kini satu grup.
Harga iPhone 15 dan 16 turun hingga Rp1,5 juta setelah iPhone 18 rilis. Simak daftar harga iPhone 15, 16, 17 dan 18 terbaru.
Komjak menilai konsep kekayaan tak wajar dan harta tak terjelaskan perlu diperjelas dalam RUU Perampasan Aset.
Nusron Wahid absen dari pemeriksaan KPK sebagai saksi kasus ATR/BPN. Ketua KPK Setyo Budiyanto menyoroti alasan agenda internal kementerian.
Kasus ISPA di Bantul mencapai 11.883 kasus pada April 2026 sebelum turun pada Juli dan Agustus, menurut data Dinkes Bantul.
Ledakan tabung oksigen di PT Sinergi Berkat Gasindo, Kelapa Gading, menewaskan satu orang dan melukai seorang lainnya.