Jadwal KA Bandara YIA, Sabtu 4 Juli 2026
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA . Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Stadion Sultan Agung Bantul - Antara/Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul belum bisa berkomentar banyak terkait rencana PSIM Jogja menjadikan Stadion Sultan Agung (SSA) sebagai kandang pada kompetisi Liga 1 2025/2026.
Pasalnya, sampai saat ini belum ada pembicaraan dari manajemen Laskar Mataram dan Disdikpora Kabupaten Bantul terkait rencana penggunaan SSA untuk final Liga 2 pada 25 Februari 2025 dan untuk kandang PSIM Jogja pada kompetisi Liga 1 2025/2026.
"Soal itu kami belum bisa berkomentar banyak. Sebab, selain karena belum ada surat dari manajemen PSIM Jogja, di tahun ini kami kan juga ada assesment tentang kerusakan bangunan di SSA," Kepala Disdikpora Kabupaten Bantul, Nugroho Eko Setyanto, Rabu (19/2/2025).
Oleh karena itu, kata Nugroho, pihaknya baru bisa berkomentar apakah SSA bisa digunakan atau tidak sebagai kandang PSIM Jogja, usai adanya assesment SSA. Termasuk kemungkinan diperbolehkannya PSIM Jogja menggelar laga di SSA dengan penonton, Nugroho mengaku masih menunggu hasil assesment SSA.
BACA JUGA: Homebase PSIM di Liga 1, Mandala Krida Belum Jelas, Stadion Sultan Agung Jadi Alternatif
"Karena kami belum tahu kondisi teknis bangunannya seperti apa. Sehingga kami belum bisa berkomentar, nanti setelah ada assesment baru kami bisa berkomentar," imbuh Nugroho.
Terkait pelaksanaan assesment SSA, Nugroho mengaku belum bisa memastikan. Sebab, adanya SE dari Sekda Bantul tertanggal 13 Februari 2025 yang meminta adanya penundaan pelaksanaan kegiatan perjalanan dinas hingga assesment yang dilakukan oleh pihak ketiga.
"Nah kita tunggu saja. Setelah sudah ok dan diperbolehkan melakukan assesment baru kami akan gandeng pihak ketiga lakukan assesment," ucap Nugroho.
Sebelumnya, Direktur Utama PSIM Jogja, Liana Tasno mengungkapkan timnya masih berharap dapat menggunakan Stadion Mandala Krida sebagai kandang untuk musim depan di Liga 1.
Namun, melihat kondisi renovasi yang belum pasti, opsi lain pun sedang dipertimbangkan. "Kami masih ingin tetap di Mandala Krida. Tetapi jika tidak memungkinkan, Stadion Sultan Agung [Bantul] menjadi pilihan terbaik karena kapasitasnya cukup besar," ujar Liana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA . Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
KPK mengungkap keterangan awal asal uang dalam amplop yang dibawa Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby saat bertemu Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.
Kisah Xu Peng, aktor drama pendek China yang beralih menjadi penjual sayur setelah industri hiburan terdampak perkembangan AI, viral di media sosial.
OxygenOS dan Realme UI dikabarkan akan digantikan ColorOS. Perubahan besar ini disebut menjadi bagian strategi efisiensi Oppo Group.
Kolombia mengalahkan Ghana 1-0 di Kansas City dan memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 berkat gol tunggal Jhon Arias.
Dwayne Johnson mengungkap Disney mulai membahas Moana 3. Kesuksesan besar dua film sebelumnya membuka jalan bagi petualangan baru Moana dan Maui.