Kejar Target BPHTB Rp400 Miliar, Sleman Fasilitasi Sertifikasi Tanah
BPHTB Sleman baru Rp182,92 miliar atau 45,73% dari target Rp400 miliar. Komisi B menggandeng BPN mengejar penerimaan.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo didampingi suaminya, Sri Purnomo menerima kenang-kenangan dari Sekretaris Daerah Sleman, Susmiarto di Rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu (19/2/2025)./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN—Bupati Kustini Sri Purnomo mengakhiri masa jabatannya tepat Kamis (20/2/2025) hari ini. Lalu apa yang akan dilakukan Kustini setelah tidak lagi menjadi Bupati Sleman?
Meski baru menjabat selama empat tahun, Kustini tetap mengucap terima kasih untuk kebersamaan sejak lima belas tahun lalu, sejak ketika suaminya pertama kali menjabat sebagai Bupati Sleman. “Ketika itu anak-anak saya masih kecil hingga sekarang sudah selesai, bapak-ibu semua terus menjalin komunikasi dengan saya,” kata Kustini.
Kustini mengaku senang menjadi bagian dari pembangunan Kabupaten Sleman. Torehan prestasi yang ada dapat tercapai juga karena bantuan segenap perangkat daerah. Dia berharap Sleman dapat terus berkembang dan maju dalam berbagai sektor.
Tak lama bagi Kustini memberikan ucapan terima kasih dan kesannya selama menjadi Bupati. Dia kemudian melipat kertas yang dia genggam dan kembali ke bangkunya bersama Sri Purnomo.
Selesai sebagai seorang pejabat, Kustini mengaku tidak ingin duduk diam di rumah. Sebagai bagian dari masyarakat, dia berkomitmen untuk terus produktif dengan membentuk Lumbung Sembada Sleman.
Dia telah menjalin kerja sama dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang ada di Bumi Sembada. “Nanti kami sama-sama dengan ibu-ibu di Sleman untuk bersama-sama maju. Kalau urusan kebijakan kan sudah ada Bupati yang baru. Di dalam kehidupan bermasyarakat, saya tetap mendorong agar perempuan untuk mengembangkan diri, sehingga lebih maju,” katanya.
Disinggung ihwal kemungkinan dia terjun di dunia politik lagi sebagai kontestan pilkada yang ada datang, Kustini mengaku belum tahu. Dia berharap kepala daerah yang baru dapat melanjutkan pembangunan, sehingga semakin maju.
Lima hari sebelum pelantikan bupati baru, Kustini sempat mengikuti rangkaian Hari Pers Nasional bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sleman di Lapangan Pemda Sleman, Minggu (16/2).
Ia mengikuti senam massal dan jalan sehat. Ada ratusan orang yang membersamai Kustini ketika senam. Dia juga memiliki perhatian khusus di sektor kesehatan. Sebab itu, Kustini mengaku senang mengkuti rangkaian acara HPN.
Waktu itu, dia juga menyinggung mengenai ketahanan pangan. Agaknya, Kustini memang sedari awal menyukai sektor pertanian. “Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan petani. Kami juga membutuhkan peran dari media dalam menyebarkan informasi yang edukatif dan membangun kesadaran masyarakat,” ucapnya.
Sri Purnomo memberi kebebasan bagi istrinya dalam menentukan sikap setelah tidak lagi menjabat sebagai Bupati Sleman. Pesan dia hanya satu, manfaatkan waktu sebaik-baiknya. “Jangan sampai nganggur atau waktu yang dimiliki tidak bermanfaat. Bisa bermanfaat untuk keluarga maupun masyarakat. Gitu saja,” kata Purnomo.
Sri Purnomo juga tidak tahu apakah istrinya masih akan terjun ke dunia politik atau tidak. Menurut dia, generasi yang baru justru lebih dapat mengambil peran dalam pembangunan Kabupaten Sleman. Dengan begitu, pembangunan selama 20 tahun yang dilakukan bersama dengan istri dan perangkat daerah sudah cukup.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPHTB Sleman baru Rp182,92 miliar atau 45,73% dari target Rp400 miliar. Komisi B menggandeng BPN mengejar penerimaan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.
Simak enam seri laptop gaming dari Lenovo, ASUS, Acer, MSI, dan HP. Cek pilihan GPU, RAM, layar, serta hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli.