Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembuangan Bayi di Pasar Sleman
Polresta Sleman mengamankan terduga pelaku pembuangan bayi di kawasan Pasar Sleman. Polisi masih merahasiakan detail perkara.
Ilustrasi. /freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—AP, seorang satpam SMA di Sleman dibekuk oleh petugas dari Polda DIY, pada Minggu (9/3/2025). AP yang ditangkap di rumahnya, di daerah Minggir, Kabupaten Sleman diduga terlibat dalam jaringan penyuplai senjata api dan amunisi ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Pol FX. Endriadi mengatakan, awalnya mendapatkan informasi Daftar Pencarian Orang (DPO) dari Polda Papua. Dalam DPO tertera nama AP, yang tinggal di wilayah Sleman.
BACA JUGA: Produksi Senpi untuk KKB, Warga Bojonegoro Ditangkap
Usai mendapatkan informasi DPO, Polda DIY melakukan penyelidikan. Dari penyelidikan tersebut, didapatkan alamat rumah AP. Selain itu berdasarkan hasil penyelidikan, AP juga merupakan satpam di salah satu SMA di Kabupaten Sleman.
Selain itu, dari hasil penyelidikan awal, AP ternyata dititipi beberapa pucuk senjata api oleh saudaranya dan kemudian ditetapkan DPO. Berdasar hasil penggeledahan ditemukan beberapa pucuk senjata dan amunisi.
"Senjata api jenis M16 satu, SS1 dua, satu moser dan 200-an amunisi peluru," kata Endriadi, Kamis (13/3/2025).
Endriadi menjelaskan usai ditangkap, AP langsung dibawa ke Polda DIY untuk dilakukan pemeriksaan awal dan selanjutnya diserahkan ke Polda Papua untuk penanganan selanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman mengamankan terduga pelaku pembuangan bayi di kawasan Pasar Sleman. Polisi masih merahasiakan detail perkara.
Investor mengantre masuk KEK Kendal-Batang setelah lahan terpakai 100 persen. Pemerintah menyiapkan perluasan kawasan.
Harga emas Antam hari ini 30 Agustus 2026 tetap Rp2,67 juta per gram, sedangkan harga di Pegadaian turun.
PSS Sleman menang 6-1 atas Persiku Kudus di Stadion Maguwoharjo. Pieter Huistra menilai timnya siap menghadapi Super League 2026/2027.
Kebakaran hutan Aljazair menewaskan 73 orang dan merusak rumah, properti, vegetasi, serta lahan pertanian warga.
Banjir bandang Nepal menyelamatkan 261 wisatawan asing, sementara 320 lainnya masih belum dapat dihubungi.