MTQ Nasional XXXI Hadir di Jateng, Usung Semangat Harmoni
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar resmi meluncurkan logo, maskot, dan tema Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ)
Jajaran Lazismu DIY mengunjungi Harian Jogja dalam rangka memperkenalkan berbagai program Lazismu selama Ramadan. Kunjungan kali ini disambut oleh Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono, Jumat (21/3/2025) - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, JOGJA - Jajaran Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) mengunjungi kantor Harian Jogja, Jumat (21/3/2025). Kunjungan kali ini dilakukan dalam rangka menjalin silaturahmi sekaligus memperkenalkan berbagai program yang digelar Lazismu DIY selama bulan Ramadan.
Wakil Ketua Bidang Program, Pendayagunaan, dan Distribusi Lazismu DIY Maryono menjelaskan Ramadan kali ini pihaknya mengusung semangat inklusi. Ada beberapa program kegiatan yang turut melibatkan disabilitas. Diantaranya adalah TPQ inklusi yang merupakan kegiatan belajar mengajar membaca iqra dan Al-Quran baik dalam bahasa isyarat maupun braille. Ada pula kegiatan pelatihan bahasa isyarat yang memperkenalkan bahasa isyarat kepada masyarakat untuk membangun kebersamaan dan solidaritas antara penyandang disabilitas dan masyarakat umum.
"Puncak acara adalah gebyar difabel yang akan dilaksanakan 27 Maret 2025 dengan total peserta 125 orang di Masjid Hadjid Gedung Dakwah Muhammadiyah DIY," ujar Maryono saat ditemui di kantor Harian Jogja, Jumat (21/3/2025).
Maryono menuturkan Kegiatan Ramadhan yang inklusif bagi penyandang disabilitas bertuan tuntuk memastikan semua dapat merasikan makna dan manfaat dari bulan suci ini. Dengan menghapus arus hambatan fisik, komunikasi, dan sosial diharapkan penyandang disabilitas dapar lebih mudah berpartisipasi dalam berbagi aktivitas keagamaan dan sosial. Selain itu, mereka juga diharapkan dapat merasakan dukungan dan kebersamaan dari komunitas mereka.
BACA JUGA: UNISA Yogyakarta Tebar Berkah Ramadan, Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Sekitar
"Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya inklusi dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Melalui pendekatan yang inklusif, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih ramah, peduli, dan mendukung bagi semua individu sehingga nilai-nilai kebersamaan, kusih sayang, dan tolong-menolong yang diajarkan dalam Islam dapat terwujud dengan lebih baik," jelasnya.
Maryoni mengatakan ada 6 pilar yang diperjuangka Lazismu sebagai lembaga amil zakat. Diantaranya adalah pilar pendidikan, ekonomi, kesehatan, sosial dakwah, kemanusiaan, dan lingkungan. Dia berharap, ke depan bisa terjalin kerja sama antara Lazismu dengan Harian Jogja dalam hal publikasi kegiatan dalam rangka menyebarkan syiar nilai-nilai Islam.
"Kami berharap bisa menjalin kerja sama dengan Harian Jogja ke depannya," imbuhnya.
Sementara, Pemimpin Redaksi Harian Jogja Anton Wahyu Prihartono menyambut baik ajakan kerja sama antara Lazismu DIY dengan Harian Jogja. Dia menyebut ada kesamaan salah satu pilar Lazismu dengan program yang diinsiasi oleh Harian Jogja. Misalnya saja berkaitan dengan pilar lingkungan. Anton mengatakan pihaknya sempat menggelar kegiatan penanaman pohon untuk menjaga kelestarian lingkungan. Di samping itu, dia mengaku kesempatan bagi Lazismu terbuka lebar untuk bekerja sama.
"Kami membuka kesempatan untuk kerja sama dengan Lazismu DIY. Bukan tidak mungkin ke depan ada hal yang bisa kita kerjakan bersama-sama," ungkap Anton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar resmi meluncurkan logo, maskot, dan tema Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ)
Dembele cetak hattrick cepat saat Prancis kalahkan Norwegia 4-1 dan lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026.
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Kasus dugaan korupsi mesin susu DIY disorot. Proyek Rp4,62 miliar belum bisa dimanfaatkan, Kejati sita 35 dokumen.
Zico sebut Jepang kini lebih kuat jelang lawan Brasil di Piala Dunia 2026. Samurai Biru tak lagi bisa diremehkan.
Sensus Ekonomi 2026 di Sleman resmi dimulai. Data usaha jadi dasar kebijakan dan arah pembangunan ekonomi daerah.