Sisa Makanan Pasien RS Jogja Turun berkat Program SI SEDAP
Sisa makanan pasien rawat inap di Rumah Sakit Pratama Kota Jogja berhasil ditekan hingga 16,9 persen setelah Dinas Kesehatan Kota Jogja menerapkan inovasi
Suasana pembagian paket parcel lebaran dari RSIY PDHI Peduli kepada masyarakat pada Selasa (25/3/2025). /Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Rumah Sakit Islam Yogyakarta (RSIY) Persaudaraan Djamaah Hadji Indonesia (PDHI) Peduli membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat sekitar, sukarelawan hingga pondok pesantren. Agenda ini menjadi wujud kepedulian RSIY PDHI kepada masyarakat untuk berbagi kebahagiaan di momen hari raya.
Ketua RSIY PDHI Peduli, M. Fauzi Romadon menjelaskan RSIY PDHI Peduli merupakan suatu lembaga sosial keagamaan yang dibentuk oleh RSIY dengan visi-misi untuk membantu masyarakat yang kurang mampu di sekitar rumah sakit dan umumnya untuk masyarakat di Jogja. Terselenggaranya RSIY PDHI Peduli Tebar Parcel Lebaran yang digelar pada prinsipnya juga sama, yakni bertujuan untuk membantu masyarakat.
"Karena kami juga bekerja sama bersama kalurahan-kalurahan, mitra kami yang memang merekomendasikan masyarakat yang memang membutuhkan," terang Fauzi ditemui pada Selasa (25/3/2025) di RSIY PDHI.
BACA JUGA: Sikapi Penggunaan Gadget, RSIY PDHI Buka Layanan Gangguan Perkembangan Anak
Fauzi menambahkan kegiatan ini adalah salah satu bentuk kepedulian RSIY PDHI kepada masyarakat di sekitar. Dalam kesempatan kali ini, sebanyak 800 paket sembako didistribusikan. Total nominal bantuan sembako yang dikucurkan mencoba Rp120 juta.
Secara umum ada ada lima program RSIY PDHI Peduli. Pertama adalah kesehatan, kedua ada dakwah, ketiga ada ekonomi, keempat ada kemanusiaan dan kelima pendidikan. Setiap bulan RSIY PDHI Peduli menyantuni lansia duafa, lansia yang kurang mampu. Ada juga perkumpulan tukang proyek yang turut dibantu RSIY PDHI Peduli.
"Kami juga ada beasiswa anak takwa, kurang lebih 55 orang, kami santuni setiap bulannya. Untuk kesehatan, karena kami memang rumah sakit syariah, kami ada program namanya pasien duafa atau pasien yang kurang mampu. Setiap pasien yang berobat ke RSIY dan tidak tertanggung BPJS, insyaallah kami akan bantu dari segi pembiayaan," ungkapnya.
Dalam penyaluran bantuannya, RSIY PDHI Peduli tidak asal memilih sasaran. RSIY PDHI Peduli bekerja sama dengan mitra kelurahan, desa yang memang merekomendasikan dengan bukti adanya SKTM dari kalurahan tersebut.
"Harapan kami ini untuk membantu, apalagi yang kita bantu memang adalah masyarakat yang kurang mampu. Seperti tema kami, kami itu ingin mengembalikan senyum. Mengembalikan senyum masyarakat yang memang ini hari raya, kita harus bahagia. Salah satu tujuan dari acara ini adalah memberikan bingkisan kepada mereka, agar mereka lebih bahagia lagi ketika hari raya ini," katanya.
Kepala Bagian Humas dan Marketing RSIY PDHI, Ali Roo'in Maul menambahkan RSIY PDHI Peduli Tebar Parcel Lebaran disalurkan di 25 titik meliputi Kalurahan, komunitas hingga relawan. Lewat kegiatan ini, RSIY PDHI ingin berkontribusi kepada masyarakat khususnya di momentum lebaran ini. "Berbagi kebahagiaan, kebersamaan bersama RSIY PDHI," ujarnya.
Isi parcel yang dibagikan berupa bahan-bahan pokok yang bisa dimanfaatkan di momen lebaran. Harapan Ali RSIY PDHI terus bisa memberikan manfaat yang lebih luas.
BACA JUGA: RSIY PDHI Raih Penghargaan Produktivitas Siddhakarya Kategori Unggul dari Gubernur DIY
"Karena selama ini kami layanan di rumah sakit dipercaya penuh oleh masyarakat sekitar untuk terus bisa mengembangkan layanan yang ada dan harapannya nanti memberikan manfaat khususnya dari bidang kesehatan," tandasnya.
Ali berharap kegiatan ini dapat berlangsung di tahun yang akan datang. Syukur paket yang diberikan kepada masyarakat lebih banyak dan bisa menyentuh angka 1.000 paket sembako.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sisa makanan pasien rawat inap di Rumah Sakit Pratama Kota Jogja berhasil ditekan hingga 16,9 persen setelah Dinas Kesehatan Kota Jogja menerapkan inovasi
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.