Pilur di 31 Kalurahan, DPRD Gunungkidul Minta Warga Cerdas Memilih
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Suasana salat Idulfitri di Masjid Gedhe Kauman pada Senin (31/3/2025) (email)
Harianjogja.com, JOGJA–Ribuan umat Muslim memadati Masjid Gedhe Kauman, Jogja untuk melaksanakan Salat Idulfitri pada Senin (31/3/2025). Sejak pukul 06.00 WIB, pelataran masjid telah dipenuhi oleh jemaah yang datang dari berbagai penjuru kota. Salat Idulfitri sendiri dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan suasana khidmat dan penuh kebersamaan.
Antusiasme umat Muslim dalam menyambut hari kemenangan terlihat jelas. Masjid yang memiliki nilai sejarah tinggi ini tidak hanya dipenuhi oleh jemaah di bagian dalamnya, tetapi juga hingga ke area jalan dan trotoar di sekitar Alun-Alun Utara. Banyak di antara mereka datang bersama keluarga, mengenakan pakaian terbaik, sebagai simbol kebersihan hati di hari yang fitri.
Dalam pesannya, Mahli Zainudin Tago yang bertindak sebagai khatib menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah. Ia mengajak seluruh umat Muslim untuk semakin mempererat persaudaraan dan menjadikan Idulfitri sebagai momentum untuk saling memaafkan.“Hari kemenangan ini bukan hanya bermakna selesainya ibadah puasa Ramadan, tetapi juga menjadi saat untuk membersihkan hati dari segala dendam dan kebencian,” ujar Mahli.
BACA JUGA : Sambut Hari Raya Idulfitri, Ini Pesan Wakil Presiden
Ia juga menambahkan bahwa Idulfitri adalah waktu yang tepat untuk bersyukur atas segala rahmat dan karunia Allah. Idulfitri memiliki makna mendalam bagi umat Islam. Menurut Mahli, hari raya ini merupakan simbol kemenangan setelah satu bulan penuh berpuasa menahan hawa nafsu. Kemenangan ini tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga spiritual, yaitu keberhasilan dalam mengendalikan diri dan mendekatkan diri kepada Allah. “Puasa Ramadan melatih kita untuk menjadi pribadi yang lebih sabar, disiplin, dan penuh kasih sayang. Ketika Idulfitri tiba, kita merayakan kemenangan itu dengan penuh kebahagiaan dan rasa syukur,” jelasnya.
Hari raya ini juga disebut sebagai hari berbuka, di mana umat Islam kembali diperbolehkan untuk makan dan minum di siang hari setelah menjalani puasa selama sebulan. Selain itu, Idulfitri juga menjadi waktu yang istimewa untuk mempererat silaturahmi, baik dengan keluarga, sahabat, maupun tetangga.
Setelah salat Idulfitri, suasana hangat semakin terasa dengan tradisi saling bersalaman dan bermaafan di antara para jemaah. Banyak warga yang kemudian melanjutkan perayaan dengan berkunjung ke rumah sanak saudara untuk bersilaturahmi.
Perayaan Idulfitri di Masjid Gedhe Kauman berlangsung dengan lancar dan penuh keberkahan. Momentum ini diharapkan dapat semakin mempererat persatuan umat Islam serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan saling memaafkan dalam kehidupan sehari-hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.