3.325 P3K Paruh Waktu Bantul Diperpanjang, 10 Tak Lagi Kontrak
Pemkab Bantul memperpanjang kontrak 3.325 P3K paruh waktu. Sebanyak 10 pegawai tak diperpanjang karena pensiun, mengundurkan diri, kinerja, dan meninggal.
Jembatan Srandakan lama terputus akibat banjir. - Instagram
Harianjogja.com.com, BANTUL—Penanganan lanjutan terhadap konstruksi darurat groundsill Srandakan yang sempat tergerus derasnya arus Sungai Progo kembali dimulai setelah Lebaran.
Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) mengaku masih melakukan evaluasi untuk menentukan metode terbaik dalam menangani kerusakan yang berulang.
“Mulai Senin kemarin sudah dimulai lagi pengerjaan, tapi sementara masih pengecekan di lapangan,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasi dan Pemeliharaan SDA II BBWSSO, Riva Shofiarto, Selasa (8/4/2025).
BACA JUGA: Konstruksi Perbaikan Groundsill Srandakan Tergerus Aliran Sungai
Menurut Riva, bagian konstruksi yang terseret arus belum akan langsung dibangun ulang. Pihaknya tengah menanti hasil evaluasi teknis sebelum menentukan pendekatan konstruksi lanjutan yang lebih efisien dan tahan terhadap potensi arus ekstrem.
“Nanti kami tunggu hasil evaluasi ini. Kami sedang mencari alternatif penanganan yang efisien dan kuat,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan pekerjaan di lapangan belum sepenuhnya berjalan karena masih menunggu mobilisasi alat berat dan personel.
Sebelumnya, bagian darurat dari groundsill Srandakan yang baru diperbaiki kembali rusak akibat meningkatnya debit air sungai. Panewu Srandakan, Sarjiman menyebut curah hujan tinggi di wilayah hulu, terutama dari arah Temanggung, sebagai penyebab utama kerusakan. Hal tersebut berdampak langsung pada penghentian sementara pekerjaan perbaikan darurat pada akhir bulan puasa lalu.
BACA JUGA: Penanganan Jebolnya Groundsill Sungai Progo Butuh Koordinasi Pemkab Bantul dan Kulonprogo
“Penanganan darurat dihentikan sementara karena menjelang libur Lebaran tidak memungkinkan untuk mobilisasi alat berat dan pengiriman material,” kata Sarjiman.
Pekerjaan perbaikan semula ditargetkan rampung dalam waktu 90 hari kerja. Namun, dengan kondisi cuaca yang tak menentu dan kendala teknis di lapangan, pelaksanaannya kini memasuki fase evaluasi kembali pasca-Lebaran. Evaluasi ini akan menjadi dasar dalam menentukan langkah untuk menjamin ketahanan infrastruktur di kawasan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul memperpanjang kontrak 3.325 P3K paruh waktu. Sebanyak 10 pegawai tak diperpanjang karena pensiun, mengundurkan diri, kinerja, dan meninggal.
Bedah buku DPAD DIY dan DPRD DIY di Sleman mengulas pentingnya tidur cukup, gizi seimbang, aktivitas fisik, dan kebebasan bereksplorasi untuk mendukung kecerdas
DJP mencatat 5,5 juta transaksi digital senilai Rp10 triliun melalui SPP-TDLN. Sebanyak 30 bank dan fintech ditargetkan bergabung sebelum November 2026.
Dandim 0706/Temanggung Letkol Inf Richie Fadly menegaskan rekrutmen TNI AD gratis dan memperingatkan oknum calo yang menjanjikan kelulusan berbayar.
KPK membuka peluang memeriksa Kepala BNPB Suharyanto dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa berdasarkan kebutuhan penyidik.
Portal pembatas ketinggian 4,2 meter dipasang di Ring Road Utara Sleman selama 24 jam. Kendaraan tinggi diminta menggunakan jalur alternatif.