WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, memperlihatkan foto dirinya bersama Paus Fransiskus, di Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Kota Jogj, Selasa (22/4/2025)./ist PP Muhammadiyah
Harianjogja.com, JOGJA—Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Paus Fransiskus pada Senin (21/42025) waktu Roma, Vatikan.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyatakan kepergian Paus Fransiskus merupakan satu kehilangan mendalam bagi seluruh dunia, khususnya dalam hal kemanusiaan dan perdamaian global.
"Kami Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan duka yang sangat mendalam atas wafatnya Paus Fransiskus. Beliau adalah tokoh dunia, tokoh keagamaan, dan tokoh kemanusiaan yang bersahaja, humanis. Lebih dari itu, beliau merupakan tokoh yang selalu peduli pada human fraternity [persaudaraan kemanusiaan], pada social justice dan nilai-nilai luhur kehidupan," ujarnya, Selasa (22/4/2025) di Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Kota Jogja.
Ia menyampaikan bahwa sosok Paus Fransiskus semasa hidupnya terus menyuarakan nilai-nilai universal yang tentunya dapat menjadi teladan bagi kehidupan umat manusia lintas agama, bangsa, dan seluruh golongan.
"Beliau bukan hanya menyampaikan ajaran agama Katholik, tetapi juga nilai-nilai universal yang dapat menjadi rujukan dalam kehidupan kemanusiaan dari berbagai suku golongan, agama, dan bangsa," katanya.
Atas nama Pimpinan Pusat Muhammadiyah, ia berharap para tokoh bangsa dan tokoh dunia dapat meneladani sosok Paus Fransiskus dalam mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan keluhuran. “Apalagi dunia saat ini tengah dihadapkan pada banyak tantangan global, konflik, dan perang," katanya.
Haedar juga menyebut Paus Fransiskus tidak hanya fokus dalam masalah perdamaian, tetapi juga persoalan kemanusiaan. “Perdamaian itu dapat terwujud secara autentik diberbagai komunitas dan bangsa. Maka, perdamaian dan kemanusiaan itu harus lahir dari nilai-nilai luhur dan keteladanan,” tuturnya.
Kedepan, bagi penerus Paus Fransiskus Haedar berpesan agar dapat melanjutkan nilai-nilai luhur yang telah dicontohkan oleh Paus Fransiskus. "Saya yakin masih banyak tokoh-tokoh dunia lainnya dari berbagai agama yang punya cita-cita dan harapan yang sama. Mari kerjakan tatanan dunia yang damai, cinta kemanusiaan, anti perang, dan hindari segala bentuk genosida dan agresi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Sebanyak 35 anak Gunungkidul lolos Sekolah Rakyat 2026. Namun data final masih menunggu SK Gubernur DIY Sri Sultan HB X.
Penggunaan BBM B50 aman untuk kendaraan diesel, namun pakar ITB mengingatkan beberapa komponen penting tetap harus rutin dicek.
Prediksi Inggris vs RD Kongo di 32 besar Piala Dunia 2026, lengkap dengan susunan pemain, analisis, dan prediksi skor terbaru.
Kemdiktisaintek meluruskan isu 60.000 camaba mundur. Data itu berasal dari evaluasi 2025, bukan kondisi penerimaan 2026.
Pemkab Sleman mulai rehabilitasi 8 SMP pada 2026. Enam sekolah sudah kontrak, sisanya menyusul dengan anggaran Rp1,54 miliar.