Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Hampir Rampung
Donald Trump menyebut kesepakatan damai Amerika Serikat dan Iran hampir selesai, termasuk pembukaan Selat Hormuz dan pencabutan sanksi.
Diskusi terkait pentingnya kesehatan mental melibatkan komunitas muslim. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Kesehatan mental menjadi sangat penting dipahami masyarakat di semua kalangan dunia. Pasalnya kesehatan mental berdampak langsung pada cara kita berpikir dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari, serta dapat mempengaruhi kualitas hidup hingga kesehatan fisik.
Data dari WHO menunjukkan sekitar 450 juta orang di dunia mengalami gangguan mental. Di Indonesia, prevalensi gangguan mental mencapai 9,8% pada tahun 2021, dengan angka depresi 6,6%. Angka ini diperkirakan meningkat di tahun 2024.
Hasil survei I-NAMHS (Indonesia National Adolescent Mental Health Survey) tahun 2022 menunjukkan sebanyak 15.5 juta atau sekitar 34.9% remaja mengalami masalah kesehatan mental. Adapun data dari WHO menunjukkan 1 di antara 7 anak berusia 10-19 tahun mengalami masalah kesehatan mental.
BACA JUGA: Cegah Gangguan Mental Sejak Dini, Pemkot Jogja Bentuk Sekolah Sehat Jiwa
Sejumlah dosen UAD melakukan sosialisasi kesehatan mental dengan menyasar komunitas muslim di Korea Selatan. Ketua Tim Nina Salamah menuturkan kegiatan itu menyasar komunitas muslim baik WNI maupun warga lokal setempat di Korsel.
"Ini merupakan wujud kolaborasi strategis antara institusi pendidikan tinggi dan organisasi diaspora Muhammadiyah di luar negeri. Kebetulan kami bekerja sama dengan PCIM Korsel, bentuknya sosialisasi kesehatan mental," katanya Rabu (23/5/2025).
Kegiatan itu bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dengan pendekatan yang terintegrasi antara farmasi dan pangan fungsional, serta tetap sejalan dengan prinsip-prinsip halal dan thayyib.
“Melalui kolaborasi dengan PCIM Korsel, kami ingin memperluas manfaat kegiatan ini ke komunitas Muslim Indonesia dan Korea Selatan, dengan pendekatan yang relevan dan solutif sesuai kebutuhan mereka,” ujar Titisari Juwitaningtyas dari Prodi Teknologi Pangan.
BACA JUGA: Layanan Cek Kesehatan Mental Gratis Dimulai Februari, Begini Cara Mengaksesnya
Dosen Farmasi Putri Rachma Novitasari menambahkan dalam kesempatan itu peserta mendapatkan berbagai materi dan sesi interaktif, antara lain pemanfaatan suplemen dan obat untuk manajemen stres, pengenalan pangan fungsional halal yang mendukung kesehatan mental. Selain itu diberikan edukasi pola hidup sehat berdasarkan nilai-nilai Islam, konseling ringan dan forum diskusi bersama komunitas kuslim perantauan.
"Serta ada pemeriksaan kesehatan gratis seperti cek tekanan darah, cek gula darah, cek kolesterol dan cek asam urat
Peserta yang mengikuti kegiatan dengan antusias," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Donald Trump menyebut kesepakatan damai Amerika Serikat dan Iran hampir selesai, termasuk pembukaan Selat Hormuz dan pencabutan sanksi.
DPAD DIY mengedukasi masyarakat pentingnya arsip sebagai aset berharga dan bukti hukum melalui kampanye sadar arsip sejak dini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 25 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu. Tarif Rp8.000, keberangkatan padat dari pagi hingga malam.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.