Ribuan Pohon Ditanam di Kawasan Rawan Longsor Lereng Jono
Sebanyak 3.000 pohon ditanam di lereng rawan longsor di Padukuhan Jono, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen, Senin (18/5).
Plt Mantri Pamong Praja (MPP) Kemantren Jetis, Syarief Teguh Prabowo (pertama dari kanan), Sementara Regional Head KB Bank Jateng-DIY, Esther Aminoto (kedua dari kanan), dan Ngumpul Guyub Syawalan Gayeng, Sambung Rasa Sambung Rejeki, Pemimpin Bank BPD DIY Capem PDAM Tirta Marta Jetis, Dwi Purwanto memaparkan mengenai peran perbankan untuk mendukung UMKM di Halaman Kemantren Jetis, Senin (28/4/2025). Harian Jogja - Stefani Yulindriani
JOGJA--Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Jogja mencapai ribuan. Karena itu, Bank BPD DIY dan KB Bank hadir untuk mendorong perkembangan UMKM di Kota Jogja.
Plt Mantri Pamong Praja (MPP) Kemantren Jetis, Syarief Teguh Prabowo menuturkan, Kemantren Jetis memiliki daya tarik sebagai kawasan pertokoan dan wisata yang menjadi kekuatan ekonomi masyarakat Jetis.
"Tetapi memang beberapa waktu ini trendnya turun, karena arahnya ke wisata pantai. Belanja ke toko [menurun]," katanya dalam Ngumpul Guyub Syawalan Gayeng, Sambung Rasa Sambung Rejeki, di Halaman Kemantren Jetis, Senin (28/4/2025).
Padahal menurut Syarief, keberadaan pertokoan yang sebagian merupakan UMKM di Kemantren Jetis menjadi potensi pengembangan ekonomi setempat. Dia menambahkan, UMKM yang ada dengan berbagai sektor usaha, antara lain produk oleh-oleh, alat jahit dan fashion, dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat.
Karena itu menuturnya perlu ada kolaborasi antara UMKM dengan perbankan untuk mendorong perkembangan UMKM di Kemantren Jetis.
Sementara Regional Head KB Bank Jateng-DIY, Esther Aminoto menyampaikan KB Bank senantiasa meningkatkan akses modal untuk UMKM lokal di Indonesia. Menurutnya saat ini perlu ada kolaborasi antara perbankan juga dengan masyarakat. Menurutnya kolaborasi tersebut akan meningkatkan perekonomian di Indonesia.
"Kerjasama KB Bank dengan UMKM menjadi pilar perekonomian Indonesia. Kita mempertahankan nasabah lama dan nasabah baru," katanya.
Sementara Pemimpin Bank BPD DIY Capem PDAM Tirta Marta Jetis, Dwi Purwanto menuturkan Bank BPD DIY hadir pula untuk mendukung perkembangan ekonomi pelaku UMKM setempat. Dia menambahkan sebagian besar UMKM di Jetis telah menjadi bagian dari nasabah Bank BPD DIY. Dari situ Bank BPD DIY berupaya memberikan dukungan dengan beragam model pembiayaan yang ditawarkan. Beberapa antara lain mobile banking, ATM, dan agen Bank BPD DIY di beberapa lokasi.
"Itu [agen] langsung terkoneksi ke kami. Kalau [nasabah] perlu uang tunai dapat ambil di situ [agen] dengan buku tabungan," katanya.
Menurutnya berbagai pelayanan yang ada dilakukan intuk semakin memudahkan pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 3.000 pohon ditanam di lereng rawan longsor di Padukuhan Jono, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen, Senin (18/5).
Taeyang BIGBANG merilis album Quintessence setelah 9 tahun, berisi 10 lagu dan kolaborasi global lintas musisi.
xAI meluncurkan Grok Build, AI coding berbasis terminal untuk saingi Claude Code dengan fitur plan mode dan sub-agent.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.