Suluh Sumurup Art Festival 2026 Tegaskan Eksistensi Seniman Disabilitas Lewat Karya
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Plt Mantri Pamong Praja (MPP) Kemantren Jetis, Syarief Teguh Prabowo (pertama dari kanan), Sementara Regional Head KB Bank Jateng-DIY, Esther Aminoto (kedua dari kanan), dan Ngumpul Guyub Syawalan Gayeng, Sambung Rasa Sambung Rejeki, Pemimpin Bank BPD DIY Capem PDAM Tirta Marta Jetis, Dwi Purwanto memaparkan mengenai peran perbankan untuk mendukung UMKM di Halaman Kemantren Jetis, Senin (28/4/2025). Harian Jogja - Stefani Yulindriani
JOGJA--Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Jogja mencapai ribuan. Karena itu, Bank BPD DIY dan KB Bank hadir untuk mendorong perkembangan UMKM di Kota Jogja.
Plt Mantri Pamong Praja (MPP) Kemantren Jetis, Syarief Teguh Prabowo menuturkan, Kemantren Jetis memiliki daya tarik sebagai kawasan pertokoan dan wisata yang menjadi kekuatan ekonomi masyarakat Jetis.
"Tetapi memang beberapa waktu ini trendnya turun, karena arahnya ke wisata pantai. Belanja ke toko [menurun]," katanya dalam Ngumpul Guyub Syawalan Gayeng, Sambung Rasa Sambung Rejeki, di Halaman Kemantren Jetis, Senin (28/4/2025).
Padahal menurut Syarief, keberadaan pertokoan yang sebagian merupakan UMKM di Kemantren Jetis menjadi potensi pengembangan ekonomi setempat. Dia menambahkan, UMKM yang ada dengan berbagai sektor usaha, antara lain produk oleh-oleh, alat jahit dan fashion, dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat.
Karena itu menuturnya perlu ada kolaborasi antara UMKM dengan perbankan untuk mendorong perkembangan UMKM di Kemantren Jetis.
Sementara Regional Head KB Bank Jateng-DIY, Esther Aminoto menyampaikan KB Bank senantiasa meningkatkan akses modal untuk UMKM lokal di Indonesia. Menurutnya saat ini perlu ada kolaborasi antara perbankan juga dengan masyarakat. Menurutnya kolaborasi tersebut akan meningkatkan perekonomian di Indonesia.
"Kerjasama KB Bank dengan UMKM menjadi pilar perekonomian Indonesia. Kita mempertahankan nasabah lama dan nasabah baru," katanya.
Sementara Pemimpin Bank BPD DIY Capem PDAM Tirta Marta Jetis, Dwi Purwanto menuturkan Bank BPD DIY hadir pula untuk mendukung perkembangan ekonomi pelaku UMKM setempat. Dia menambahkan sebagian besar UMKM di Jetis telah menjadi bagian dari nasabah Bank BPD DIY. Dari situ Bank BPD DIY berupaya memberikan dukungan dengan beragam model pembiayaan yang ditawarkan. Beberapa antara lain mobile banking, ATM, dan agen Bank BPD DIY di beberapa lokasi.
"Itu [agen] langsung terkoneksi ke kami. Kalau [nasabah] perlu uang tunai dapat ambil di situ [agen] dengan buku tabungan," katanya.
Menurutnya berbagai pelayanan yang ada dilakukan intuk semakin memudahkan pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.