Ngaku Investor di Sleman, WNA Myanmar Ternyata Beternak Kambing
migrasi Yogyakarta mengungkap WNA Myanmar pemegang ITAS investor di Sleman ternyata bekerja sebagai peternak kambing.
Suasana uji emisi gratis yang dilakukan Pemkab Sleman di sisi utara Lapangan Denggung, Selasa (29/4/2025)./Istimewa-Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman.
Harianjogja.com, SLEMAN—Uji emisi gratis diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dishub Sleman kembali digelar untuk memastikan kinerja kendaraan telah ramah lingkungan dan memenuhi standar emisi yang ditetapkan oleh pemerintah.
Langkah ini diharapkan dapat menekan polusi udara di Bumi Sembada yang disebabkan oleh gas buang kendaraan roda empat.
Kepala DLH Kabupaten Sleman, Epiphana Kristiyani menerangkan uji emisi gratis digelar selama dua hari pada tanggal 29 dan 30 April 2025 di sisi utara Lapangan, Sleman.
Pada hari pertama, uji emisi menyasar kendaraan dinas Pemkab Sleman. Total 400 kendaraan pelat merah ditargetkan mengikuti uji emisi pada hari pertama.
"Untuk hari kedua kita akan menguji kendaraan penumpang. Karena kendaraan penumpang ini belum wajib uji KIR, sehingga kadang tidak diuji emisinya," jelas Epi, Selasa (29/4/2025).
Setelah uji emisi tuntas dilaksanakan, DLH Sleman lanjut Epi akan mengevaluasi hasil uji emisi yang didapatkan selama dua hari. Hasil uji emisi bisa dikatakan baik jika 50% kendaraan yang diuji dinyatakan lulus uji emisi dan memenuhi baku mutu kendaraan bermotor.
"Jika hasilnya melebihi baku mutu nanti bisa konsultasi, sekaligus kita fasilitasi servis ringan," tegasnya.
BACA JUGA: Pertandingan Zona Degradasi Liga 1, Erick Thohir Pastikan Tidak Ada Pengaturan Skor
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa yang hadir pada kegiatan ini tak ketinggalan juga melakukan uji emisi pada mobil dinasnya. Hasil uji menunjukkan bahwa mobil dinas orang nomor dua di Sleman itu lulus uji emisi.
"Bagi kami ini juga untuk mengetes kendaraan pelat merah ini terawat atau tidak. Saya juga sekaligus mengecek langsung kendaraan dinas saya ini, hasilnya HC 0,00 dan CO 04,7, artinya lulus uji emisi," kata Danang.
Danang berpendapat kegiatan uji emisi gratis ini merupakan wujud komitmen Pemkab Sleman dalam mengurangi polusi udara. Utamanya polusi udara yang disebabkan oleh gas buang kendaraan roda empat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
migrasi Yogyakarta mengungkap WNA Myanmar pemegang ITAS investor di Sleman ternyata bekerja sebagai peternak kambing.
Kejagung masih menyelidiki dugaan pengurusan perkara yang menyeret Aspidum Kejati Sumsel Atang Pujiyanto.
Afgan menyiapkan 30 lagu hit untuk konser Retrospektif di Jakarta pada Juli 2026, termasuk Terima Kasih Cinta hingga Panah Asmara.
KNKT masih menyelidiki penyebab kecelakaan KRL di Bekasi Timur dengan memeriksa CCTV, black box, dan sistem persinyalan kereta.
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.
Prabowo menargetkan 30 ribu Kopdes Merah Putih beroperasi pada Juli 2026 untuk memperkuat ekonomi desa di seluruh Indonesia.