Bambang Tewas dan Faturrohman Dianiaya saat Demo 27 Agustus, Ini Kata Yusril
Yusril meminta warga tak terprovokasi kasus Bambang dan Faturrohman yang menjadi korban kekerasan usai demo 27 Agustus.
Sapi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dua sapi milik peternak di Bantul yang lolos verifikasi sebagai hewan kurban Presiden pada pelaksanaan Iduladha 1446 Hijriah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul, Joko Waluyo mengatakan kedua sapi jenis PO (Peranakan Ongole) tersebut lolos verifikasi dari tim Sekretariat Negara sebagai kurban sapi dari Presiden, setelah sebelumnya didaftarkan dinas bersamaan dengan puluhan sapi lainnya dari peternak Bantul.
"Sapi yang kurban Pak Presiden tahun ini ada dua, satu berasal dari Mangunan Dlingo milik Pak Wawan, satu lagi dari daerah Segoroyoso Pleret punya Pak Agus," katanya, Rabu (14/5/2025).
"Kalau dulu pendaftar di Bantul atau sapi sapi yang memenuhi syarat itu jumlahnya antara 20 sampai 30 sapi, namun setelah diverifikasi dan dicek lapangan ternyata yang lolos dua sapi," lanjut Joko.
Dia mengatakan kedua sapi PO tersebut lolos seleksi tim, karena yang pertama memenuhi persyaratan minimal berat 800 kilogram yaitu berat sekitar 900 kilogram, kemudian yang kedua setelah dicek kesehatannya, sapi dalam kondisi sehat.
"Saat ini sapi masih ada di kandang masing masing peternak, biasanya satu hari menjelang hari raya atau H-1 Idul Adha, dibawa ke lokasi pemotongan, rencana dipotong di daerah Kelurahan Srimartani, Piyungan, dan yang satu daerah Wonokromo Pleret," katanya.
Karena sapi tersebut lolos seleksi kurban dari Presiden, maka DKPP Bantul mengimbau peternak agar selalu melakukan pengawasan ternak, melakukan pemeliharaan dengan baik, jangan sampai terkena penyakit atau masalah kesehatan hewan lainnya.
"Peternak saya suruh mengawasi, memelihara dengan baik, jangan sampai nanti kena penyakit, terus dari teman teman Dinas lebih cermat, kita awasi jangan sampai ada penyakit, pokoknya kita jaga, jangan sampai ada penyakit atau sakit sebelum hari H," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Yusril meminta warga tak terprovokasi kasus Bambang dan Faturrohman yang menjadi korban kekerasan usai demo 27 Agustus.
Polres Sukoharjo bakal menyisir gudang untuk mencegah penyalahgunaan setelah penggerebekan kasino ilegal dan penetapan 30 tersangka.
Veda Ega Pratama finis ke-20 di Moto3 Aragon 2026 setelah sempat masuk zona poin. Ia gagal menambah poin dari seri sebelumnya.
Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia menyebut sekitar 7.000 tentara asing dari lebih 70 negara ikut berperang di pihak Ukraina.
Bareskrim Polri menelusuri dugaan TPPO WNI di Jeju yang viral di Instagram. Polri menyebut belum menerima laporan resmi terkait kasus tersebut.
Pengungsi gempa NTT berkurang 4.142 orang menjadi 188.161 orang. BNPB mencatat 111 meninggal dan 95.567 rumah rusak.