Per 1 Oktober, Belum Ada Gerai KDMP yang Beroperasi di Kulonprogo
Per 1 Oktober 2026, belum ada gerai KDMP di Kulonprogo yang beroperasi. Verifikasi dan validasi bangunan masih berlangsung.
Ilustrasi pembagian daging hewan kurban. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, KULONPROGO— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo mengeluarkan surat edaran (SE) pelaksanaan hari raya Iduladha tanpa plastik. Nantinya setiap pembagian hewan kurban saat hari Iduladha diminta untuk tidak menggunakan plastik sebagai wadahnya.
Penggunaan wadahnya diharuskan alat yang tidak sekali pakai atau dapat dikomposkan yang tidak menimbulkan sampah plastik.
Dalam SE tersebut ditujukan kepada DKM masjid-masjid, satuan pendidikan, organisasi keagamaan, kelompok masyarakat atau lainnya penyelenggara dan panitia pembagian daging kurban.
BACA JUGA: Kapan Perayaan Idul Adha 2025? Berikut Penjelasannya
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kulonprogo menyarankan pengganti plastik bisa berupa daun pisang, jati, atau kelapa dan bisa pakai anyaman bambu yang biasa dikenal dengan besek.
Kepala Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Persampahan dan Pertamanan DLH Kulonprogo, Ade Wahyudiyanto menyampaikan, SE tersebut rutin setiap Iduladha meskipun sifatnya hanya sebatas himbauan saja.
"Sehingga belum bisa memaksakan harus atau bagaimana, memang sedikit memaksa tetapi tidak wajib," katanya, Senin (19/5/2025).
Alasan keberadaan SE tersebut untuk mengurangi timbulan sampah plastik saat Iduladha. Selain itu, penggunaan wadah tanpa plastik juga menjaga kesehatan dari daging kurban itu sendiri menjadi lebih higienis.
Sebab, katanya, penggunaan kantong plastik kresek khususnya yang warna hitam itu mengandung amisogen dan sebagainya yang tidak baik bagi kesehatan. Apalagi sampah plastik itu tidak mudah diurai dalam waktu hitungan hari tetapi bisa bertahan lama. "Harapannya implementasi ini bisa dibiasakan seterusnya tidak hanya saat Iduladha saja," sambungnya.
Apalagi masyarakat sudah terbiasa menggunakan kantong plastik sebagai wadah. Ade mengaku, pelaksanaannya yang masif, timbulan kantong plastik saat Iduladha akan lebih banyak dibanding hari-hari biasa. Meskipun belum dihitungnya tetapi yang jelas pasti mengalami kenaikan konsumsi sampah plastik.
"Padahal ada wadah selain plastik yang tidak sekali pakai seperti baskom misalnya," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kulonprogo, Wahib Jamil menambahkan, turut mendukung SE tersebut saat Iduladha nanti. Menurutnya, di Kemenag ada program eko-teologi bagaimana agama dapat memperhatikan lingkungan hidup.
Agama dapat diimplementasikan untuk menjaga dengan cara zero waste dan meminimalisir sampah plastik. Sekalipun ada sampah plastik dapat dikelompokan lantas nanti diberikan ke pihak berwenang untuk dikelola sesuai peruntukannya.
Dia memastikan, instansinya akan turut membantu implementasi Iduladha tanpa kantong plastik. "Kami menyampaikan ke semua takmir masjid melalui KUA, penyuluh agama, dan tokoh agama untuk diteruskan ke pengurus masjid agar tidak pakai plastik sebagai wadah daging kurban," tuturnya.
Nantinya dalam pelaksanaannya akan dilakukan pengawasan dari hari H Iduladha sampai H+ 3 setelah Iduladha.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Per 1 Oktober 2026, belum ada gerai KDMP di Kulonprogo yang beroperasi. Verifikasi dan validasi bangunan masih berlangsung.
JNE mendukung kolaborasi MANDALAS dan Yayasan Habibie & Ainun melalui koleksi batik “Menemani” dalam menyambut Hari Batik Nasional 2026.
Kejurkab Taekwondo Kulonprogo 2026 resmi digelar di GOR SMK Negeri 2 Pengasih yang menjadi wadah pembinaan sekaligus penjaringan bibit atlet muda potensial guna
Sharp meluncurkan Phantom Series dan Core Blast Series dengan fitur audio premium dan portabel untuk kebutuhan hiburan di rumah maupun outdoor.
Harga biodiesel Oktober 2026 naik menjadi Rp15.072 per liter, sedangkan HIP bioetanol turun menjadi Rp11.604 per liter.
KAI Daop 6 Yogyakarta menyalurkan bantuan Rp100 juta untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni dalam rangka HUT ke-81 KAI.