Dinkes Bantul Pastikan Belum Ada Temuan Influenza A di Bumi Projotamansari
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Gapura Bantul./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL – Proyek pelebaran Jalan Bantul dari gerbang batas kota ke arah selatan tepatnya Simpang Tiga Cepit dimungkinkan bakal masuk tahap pengerjaan fisik di bulan depan.
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul, Jimmy Simbolon menyatakan proyek ini sepenuhnya menjadi wewenang pemerintah pusat, baik dari sisi anggaran maupun pengerjaan fisik.
BACA JUGA: Jalur Pansela DIY Segera Tersambung Penuh
"Untuk proyek pelebaran jalan Bantul dari gapura batas kota ke selatan kami sudah berkoordinasi dengan pusat. Mereka yang mengerjakan dan sudah ada sosialisasi ke masyarakat serta koordinasi dengan beberapa OPD," ujarnya, Kamis (22/5/2025).
Saat ini proyek masih dalam tahap persiapan lelang, dan pekerjaan fisik kemungkinan dimulai bulan depan. Beberapa persiapan awal sudah dilakukan, seperti pemindahan tiang listrik oleh PLN untuk mendukung pemasangan kabel bawah tanah.
Dijelaskan Jimmy, proyek ini nantinya akan melebarkan jalan sepanjang 950 meter menjadi dua lajur, masing-masing dengan lebar 7 hingga 10 meter dan anggaran Rp17 miliar. "Sekarang baru persiapan lelang dan semoga bulan depan sudah masuk pengerjaan fisik," jelasnya.
Adapun proyek ini nantinya akan menyesuaikan konsep Jalan Sudirman dengan penambahan pedestrian di kedua sisi jalan, pada bagian tengah terdapat separator dengan pohon dan tambahan ornamen lampu.
Sementara Lurah Pendowoharjo, Hilmi Hakimuddin mengaku pihak kelurahan belum mendapat informasi lanjutan pasca sosialisasi awal soal pengerjaan proyek itu.
"Belum ada kejelasan dan sampai saat ini belum ada koordinasi lanjutan terkait pelaksanaan. Tahapan terakhir hanya sosialisasi kepada warga dan sampai sekarang belum ada kelanjutan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Influenza A belum ditemukan di Bantul hingga 1 Oktober. Dinkes mengingatkan warga memperkuat PHBS dan menjaga daya tahan tubuh.
Arie Sujito menilai reshuffle kabinet Prabowo harus menjawab problem dan harapan publik, bukan justru memunculkan teka-teki baru.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.