Kronologi Kebakaran Trans Home Jalan Jogja Solo, Api Muncul dari Belakang
Kebakaran Trans Home Sleman terjadi Kamis siang. Api muncul dari bagian belakang dan cepat merembet hingga melahap area toko.
Panitia Pelaksana menunjukkan jersey event kompetisi lari Skagata 5K, Senin (2/6/2025). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Lomba lari bertajuk Skagata 5K akan digelar dengan menyasar peserta kalangan pelajar tingkat SD hingga SMA/SMK pada Minggu 27 Juli 2025 mendatang. Kompetisi lari ini diharapkan menjadi salah satu ajang pencarian bibit unggul untuk atlet-atlet atletik sekaligus mengembang spor tourism di Kota Jogja.
Ketua Panitia Pelaksana Arpeni Rahmawati menjelaskan lomba lari ini terbagi dalam dua kategori yaitu 3 kilometer untuk pelajar jenjang SD dan 5 kilometer untuk jenjang SMP dan SMA/SMK. Tidak hanya pelajar dari wilayah DIY, ia membuka kesempatan bagi pelajar luar daerah untuk bisa ikut dalam kompetisi ini. "Targetnya 1.000 pelajar yang bisa ikut bergabung dalam kompetisi ini," katanya, Senin (2/6/2025).
Adapun lomba lari tersebut mengambil rute dengan start dan finish di SMKN 3 Jogja. Kemudian peserta akan melewatu sejumlah tempat ikonik seperti Tugu Jogja, Malioboro, Jalan Sudirman, Pasar Kranggan, dan Kotabaru.
Event lari ini akan mengunakan teknologi nirkabel RFID atau Radio-Frequency Identification untuk memastikan akurasi waktu tempuh peserta. Setiap peserta akan memakai BIB Number yang dilengkapi dengan timing chip yang mampu mencatat waktu secara otomatis ketika mencapai finish. "Prinsipnya semua sudah dipersiapkan dari sisi keamanan dan medis, petugas di lapangan," katanya.
Kepala Seksi Olahraga Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIY Danang Agus Yunianto menambahkan kompetisi ini juga diharapkan mampu mendatang wisatawan. Hal ini sejalan dengan pengembangan sport tourism di DIY. Para peserta dari berbagai sekolah baik di DIY maupun kota lain akan bertemu untuk berkompetisi lari.
Selain itu, ia berharap dari event tersebut muncul sosok calon atlet potensial. "Melalui kegiatan ini membuka peluang juga untuk pembinaan bibit unggul atlet lari. Karena mungkin dari event ini akan muncul calon-calon potensial yang bisa dibina," katanya.
Kepala SMKN 3 Jogja Widada mengatakan sekolahnya akan mendapatkan nilai tambah dari kegiatan tersebut. Karena bisa dikenal para pelajar dari berbagai daerah. "Tentu kami akan memanfaatkan event ini sebaik-baiknya, terutama memperkenalakn sekolah kami," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran Trans Home Sleman terjadi Kamis siang. Api muncul dari bagian belakang dan cepat merembet hingga melahap area toko.
Lembah Oya Kedungjati di Selopamioro, Bantul, membuka peluang kerja dan pendapatan bagi pemuda sekaligus menggerakkan ekonomi desa.
Geely dan NIO memperkuat bisnis baterai dan charging dengan investasi Rp1,7 triliun serta pengembangan teknologi battery swapping.
Survei Segara Research Institute menunjukkan 73,8 persen ojol bergabung sebagai pekerja gig karena tidak mendapatkan pekerjaan formal.
Dato' Sri Tahir menyebut penunjukannya sebagai anggota Wantimpres Prabowo merupakan suatu kehormatan dan menyerahkan agenda kepada Pratikno.
MA mengabulkan uji pendapat DPRD Gowa terkait usulan pemberhentian Bupati Sitti Husniah Talenrang pada 1 Oktober 2026.