BEDAH BUKU: Tak Sekadar Memilih, Warga Diminta Ikut Mengawasi Wakil Rakyat
Bedah buku 1001 Tanya untuk Wakil Rakyat di Bantul mendorong masyarakat memahami kerja legislatif dan aktif mengawasi kinerja wakil rakyat.
Ketua DPRD Sleman, Gustan Ganda, sedang menemui tim Harian Jogja di kantornya, Selasa (3/6/2025). Harian Jogja/ Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN—Ketua DPRD Sleman, Gustan Ganda, meminta agar perusahaan media atau pers ikut mendorong kebiasaan masyarakat agar lebih positif dan optimistis. Pernyataan tersebut dia sampaikan ketika bertemu Harian Jogja di kantornya, Selasa (3/6/2025).
Dalam beberapa pekan terakhir, kata dia banyak media memberitakan kegiatan baik yang dilakukan pemangku kepentingan atau pejabat daerah. Pemberitaan semacam ini mendorong pejabat untuk berlomba-lomba dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Kebiasaan ini akhirnya perlahan membentuk kebiasaan yang positif dan membangun. Pers memiliki peranan penting dalam mendeseminasikan atau mendistribusikan semangat positif tersebut. Sebab itu, dia juga ingin ada pemberitaan yang lebih masif terhadap kerja-kerja anggota DPRD Sleman yang telah memberikan dampak baik ke masyarakat.
“DPRD saya minta untuk memberi fasilitasi kepada media juga dalam rangka memperkuat pewartaan. Teman-teman kami [di DPRD] banyak yang bekerja dengan baik, tapi kurangnya pemberitaan di media,” kata Ganda di kantornya, Selasa.
Ganda mengaku hasil kinerja anggota Dewan perlu juga disampaikan ke masyarakat luas agar pandangan masyarakat dapat lebih terbuka atas para wakil rakyat.
Dia juga menyinggung mengenai strategi pemasaran berbagai media online di Indonesia. Katanya, strategi click bait dapat menimbulkan persoalan terhadap pembangunan masyarakat. Masih ada masyarakat yang lebih suka membaca judul daripada isi berita. Padahal, tidak jarang ada perbedaan jauh antara judul dengan isi berita.
Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono, mengatakan Harian Jogja berkomitmen menyajikan informasi yang edukatif, inspiratif, dan informatif. Harian Jogja menjadi salah satu media yang ikut mendorong optimisme di masyarakat dengan situasi banyak media online yang bermunculan dengan mudah.
“Tidak perlu berita click bait. Tetap pada visi misi. Saya kira bukan suatu yang baik kalau menyebarkan hujatan lewat berita,” kata Anton.
Anton menegaskan Harian Jogja juga menjalankan kegiatan jurnalistik secara ketat. Upaya check dan re-check menjadi patokan sebelum mempublikasikan peristiwa atau informasi. Harian Jogja juga terus mengedepankan kode etik jurnalistik melalui reporter dan editor.
Dia juga menyampaikan sebagai perusahaan media, Harian Jogja tidak akan meninggalkan marwahnya untuk ikut mengawal pembangunan. Pemberitan kritik juga dilakukan secara solutif dan konstrutif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku 1001 Tanya untuk Wakil Rakyat di Bantul mendorong masyarakat memahami kerja legislatif dan aktif mengawasi kinerja wakil rakyat.
Veda Ega Pratama menempati posisi kedelapan sesi latihan Moto3 Jepang di Sirkuit Motegi dengan catatan waktu 1 menit 55,597 detik.
Kejagung mengungkap dugaan peran Budi Utomo dalam pengadaan motor listrik MBG. Dari rencana 21.000 unit, hanya 2.117 unit terealisasi.
Rocky Gerung menjelaskan alasannya bergabung sebagai Wantimpres Prabowo dan menegaskan sikap kritisnya terhadap arah kebijakan pemerintah.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menggelar Festival Batik 2026 di Jogja City Mall, Jumat (2/10).
Retribusi wisata Pantai Parangtritis dan Pantai Depok mencapai Rp4,95 miliar pada Juli-September 2026, dengan kunjungan tertinggi pada Juli.