Mengapa Gempa Jepang Tak Separah Venezuela? Ini Penjelasan Pakar
Prof Sarwidi menilai mitigasi gempa menjadi penentu dampak bencana. Perbedaan kerusakan di Venezuela dan Jepang menjadi pelajaran bagi Indonesia.
Suasana malam takbir keliling di kawasan halaman Masjid Gedhe Kauman. - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Event perayaan Hari Raya Iduladha 2025 digelar melalui Jogja Takbir Festival 2025 pada Minggu (8/6/2025) malam ini di sekitar Balai Kota Jogja. Sejumlah jalan pun ditutup sehinga pengendara perlu menghindari dan mencari jalur alternatif.
Pawa Takbir ini akan digelar sekitar pukul 19.00 WIB. Start mulai dari Kampus 1 UAD Jalan Kapas kemudian menuju Jalan Gayam melewati Simpang Empat Mandala Krida. Rute selanjutnya ke timur mengarah ke Jalan Kenari. Peserta pawai takbir akan melewati sepanjang Jalan Kenari, kemudian finish di depan Rumah Dinas Wali Kota Jogja atau di Jalan Ipda Tut Harsono (Timoho).
BACA JUGA: KLH Akan Meninjau Ulang Persetujuan Lingkungan Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat
1. Jalan Kapas
2. Perempatan Stadion Mandala Krida (akses ke Jalan Cendana, Jalan Gayam dan Jalan Gondosuli)
3. Sepanjang Jalan Kenari
4. Perempatan Balai Kota (akses ke Jalan Kenari SGM, Jalan Timoho dari utara)
BACA JUGA: Kunjungan Wisatawan di Bantul Merosot hingga 50 Persen Saat Libur Iduladha 2025
1. Jalan Kusumanegara
2. Jalan Timoho
3. Jalan Bausasran
4. Jalan Senopati
5. Jalan Cendana
Masyarakat diimbau untuk menghindari jalan tersebut karena sejak sore saat ini sudah mulai dilakukan penutupan. Pelaksanaan pawai takbir diperkirakan selesai pada pukul 22.30 WIB.
Masyarakat dari arah timur perempatan Jalan Gedong Kuning disarankan untuk melewati sepanjang Jalan Kusumanegara atau mengambil jalur selatan kawasan Kotagede. Jika melewati Jalan Kenari SGM disarankan memotong melewati Jalan Balerejo untuk menuju ke Jalan Timoho (perempatan Janabdra).
Masyarakat dari arah barat Jalan Gayam atau Jalan Bausasran yang akan timur disarankan untuk berbelok ke utara ketika sampai di perempatan Gayam menuju Jalan Doktor Sutomo. Adapun masyarakat dari arah barat (Pasar Sentul) yang akan ke timur masih bisa melewati sepanjang Jalan Kusumanegara namun diprediksi macet.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prof Sarwidi menilai mitigasi gempa menjadi penentu dampak bencana. Perbedaan kerusakan di Venezuela dan Jepang menjadi pelajaran bagi Indonesia.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.