Saatnya Ubah Passion Jadi Misi Hidup Bermanfaat
DPAD DIY menggelar bedah buku bertajuk Passion to Mission di Joglo Taman Sari, Patehan Kulon, Kemantren Kraton, Kota Jogja, Jumat (26/6).
Tim penyusun proposal dari OPD dan instansi Pemda DIY menggelar rapat reviu proposal KIPP, di Biro Organisasi Pemda DIY, Selasa (10/6/2025)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY mengajukan sebanyak 15 inovasi dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2025. 15 inovasi ini juga akan dijadikan buku dengan harapan dapat memotivasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau instansi yang belum mengembangkan inovasi.
Sebanyak 15 inovasi ini meliputi Platform Digital Pengelolaan Sampah dari SMKN 2 Yogyakarta; One Stop Service Kendaraan Listrik dari SMKN 1 Seyegan; Ngaso dari SMKN 1 Tepus; Gelas Batik dari SMAN 1 Karangmojo; Ngesti Bumi dari Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY.
Lele Gacor dari Dinas Kelautan dan Perikanan DIY; Open The Gate dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Penduduk dan Pencatatan Sipil DIY; Go Hidro dari Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral DIY; Integrasi Informasi Angkutan Umum melalui Digital Signage di Halte dari Dinas Perhubungan DIY;
Klinik Koperasi Strategi Menuju Koperasi Modern dari Dinas Koperasi dan UKM DIY; Pesona Teras dari Balai Layanan Usaha terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah DIY; Sipojak dari Kantor Pelayanan Pajak Daerah DIY di Sleman.
Penelaah Teknis Kebijakan Biro Organisasi Pemda DIY, Romi Sukma, menjelaskan KIPP merupakan kompetisi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) untuk mendorong dan mengapresiasi inovasi dalam pelayanan publik.
Mekanisme pemilihan inovasi ini dimulai dari kertas kerja berisi inovasi dari OPD atau instansi yang diusulkan ke Pemda DIY. Inovasi yang bisa diajukan harus sudah diimplementasikan minimal dua tahun. “Biro Organisasi memilah dari sekian banyak kertas kerja yang masuk, mana saja yang berpotensi untuk diikutkan dalam kompetisi,” katanya, Selasa (10/6/2025).
Seleksi ini melibatkan tim Pembina pelayanan publik dari beberapa unsur Pemda DIY seperti Badan Perencanaan Pembangunan RIset dan Inovasi Daerah (Baperida) DIY, Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA) DIY dan Paniraya Keistimewaan DIY.
Menururtnya 15 inovasi terpilih kemudian disusun dalam bentuk proposal untuk di-submit ke KIPP. Dalam penyusunan proposal tersebut, Biro Organisasi pemda DIY melibatkan tim pendamping dari Harian Jogja. “Pendamping dan innovator berkomunikasi untuk penyempurnaan proposalnya,” katanya.
BACA JUGA: Geger Dugaan Korupsi Laptop Chromebook Disidik Kejagung, Ini Pembelaan Nadiem Makarim
Selain untuk lomba KIPP, 15 inovasi ini juga akan didokumentasikan menjadi buku. “Tujuannya untuk memperkenalkan inovasi ini kepada perangkat daerah dan masyarakat. Bagi perangkat daerah bisa jadi pedoman atau menginspirasi mereka menciptakan ide-ide inovasi lainnya,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPAD DIY menggelar bedah buku bertajuk Passion to Mission di Joglo Taman Sari, Patehan Kulon, Kemantren Kraton, Kota Jogja, Jumat (26/6).
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul 30 Juni 2026 lengkap dengan lokasi layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C, serta jadwal Satpas Polres Gunungkidul.
Meksiko vs Ekuador di babak 32 besar Piala Dunia 2026. El Tri sempurna 3 kemenangan tanpa kebobolan, sementara Ekuador baru menjungkalkan Jerman. Saksikan!
Penembakan terjadi di kawasan nobar Piala Dunia di San Pedro Square, California. Satu orang tewas dan dua lainnya mengalami luka serius.
Pemkab Bantul memasang 484 LPJU baru senilai Rp5,3 miliar di 17 kapanewon mulai Juli 2026. Prioritas diberikan pada ruas jalan rawan kecelakaan.
Brasil memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Jepang 2-1 berkat gol Gabriel Martinelli pada menit 90+6.