BEDAH BUKU: Tak Sekadar Memilih, Warga Diminta Ikut Mengawasi Wakil Rakyat
Bedah buku 1001 Tanya untuk Wakil Rakyat di Bantul mendorong masyarakat memahami kerja legislatif dan aktif mengawasi kinerja wakil rakyat.
Sejumlah narasumber yang hadir dalam agenda Sarasehan Penguatan Nilai Nilai Kesetiakawanan melalui Restorasi Sosial, yang digelar di Kalurahan Karangwuni, Kapanewon Wates, Rabu (18/6/2025). - Harian Jogja/Khairul Ma'arif
JOGJA—Dinas Sosial (Dinsos) DIY menggelar Sarasehan Penguatan Nilai Nilai Kesetiakawanan melalui Restorasi Sosial, di Kalurahan Karangwuni, Wates, Rabu (18/6/2025).
Agenda yang didanai Dana Keistimewaan (Danais) DIY ini melibatkan pamong kalurahan, tokoh masyarakat, serta kader dan karang taruna. Harapannya, peserta dapat membumikan nilai-nilai sosial yang berlandaskan budaya Jawa, khususnya Yogyakarta.
Penyuluh Sosial Dinsos DIY, Sapto Parjono, mengatakan sarasehan ini menjadi upaya untuk penguatan nilai-nilai kesetiakawanan sosial melalui gerakan restorasi sosial berbasis budaya Jawa-Yogyakarta. Menurutnya, nilai-nilai kesetiakawanan sosial yang digali dan dimunculkan dalam restorasi sosial ini adalah kepedulian dan gotong-royong.
"Dengan adanya kepedulian antara warga kaya dan warga miskin yang membutuhkan bantuan, gotong-royong dan saling peduli, masyarakat diharapkan dapat hidup lebih baik dan masalah sosial dapat dicegah dan ditanggulangi," katanya. Sapto menilai, kesejahteraan sosial di tengah masyarakat dapat tercapai bila sesama warga saling peduli.
Masyarakat di DIY bisa kehilangan jati diri yang berdampak pada degradasi nilai-nilai moral, budi pekerti dan unggah-ungguh termasuk kesetiakawanan sosial. Apalagi di daerah seperti Karangwuni yang banyak pendatang. "Sehingga harus dibentengi dengan nilai-nilai luhur yang merupakan jati diri masyarakat Jogja. Kepedulian harus dipulihkan dan ditanamkan kembali ke generasi muda," katanya. Melalui restorasi sosial ini diharapkan dapat memulihkan nilai kesetiakawanan sosial yang mulai luntur. Melalui sarasehan ini diharapkan lurah, pamong dan tokoh masyarakat yang menjadi peserta dapat meneruskan restorasi sosial ini ke tataran warga sekitar.
Anggota DPRD DIY, Akhid Nuryati, mengatakan restorasi sosial penting dilakukan. Tidak hanya untuk masyarakat luas, namun juga bagi aparatur kalurahan dan kapanewon. Pasalnya, membumikan nilai-nilai kesetiakawanan sosial yang berbasis budaya Jawa-Yogyakarta dapat mengantisipasi dampak negatif perkembangan zaman yang serba digital dan canggih. "Tepa selira harus diutamakan dalam kehidupan sosial masyarakat. Jangan sampai karakter sebagai orang Jogja hilang,” katanya.
Lurah Karangwuni, Anwar Musadad, mengapresiasi sarasehan interaktif yang digelar. Menurutnya, restorasi sosial di Karangwuni menjadi penting menyusul hadirnya Yogyakarta International Airport (YIA) yang mengundang banyak warga pendatang.
"Permasalah sosial bisa diselesaikan dengan pendekatan budaya Jawa-Jogja. Restorasi sosial ini dapat menjadi pemicu Kalurahan Karangwuni untuk menindaklanjuti," katanya.
Menurutnya, restorasi sosial ini menjadi antisipasi agar nilai-nilai kesetiakawanan sosial di Karangwuni bisa tetap lestari di tengah banyaknya pendatang.
Salah satu peserta sarasehan, Suradi Landung, mengatakan penyaluran nilai-nilai kesetiakawanan sosial dapat dilakukan melalui kegiatan kumpul warga seperti arisan, kelompok tani, yasinan dan pertemuan di tingkat RT. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku 1001 Tanya untuk Wakil Rakyat di Bantul mendorong masyarakat memahami kerja legislatif dan aktif mengawasi kinerja wakil rakyat.
Jadwal layanan SIM keliling di Kota Jogja hari ini Senin (5/10/2026) berlokasi di Alun-Alun Kidul dan MPP Balaikota.
Gianni Infantino meninjau SUGBK bersama Erick Thohir menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia vs Thailand.
Max Verstappen meraih kemenangan perdana F1 2026 di GP Bahrain yang digelar di Sepang, mengungguli Kimi Antonelli dan Lewis Hamilton.
Jadwal SIM Sleman Oktober 2026 mencakup Satpas, MPP, SIM Keliling Malam, dan SIMMADE. Senin 5 Oktober tersedia di MPP Sleman.
Produksi padi RI mencapai 43,89 juta ton GKG hingga Agustus 2026, naik 0,07 persen meski menghadapi ancaman El Nino.