PSIM Jogja Butuh Kemenangan, Cahya Antusias Lawan Persija
Cahya Supriadi antusias menghadapi mantan klubnya, Persija Jakarta. PSIM Jogja membidik kemenangan di Stadion Sultan Agung pada 10 Oktober 2026.
Aktivitas Bank Sampah Surya Resik, Suryodiningratan, Mantrijeron, Kota Jogja. - Ist./Dok. Kelurahan Suryodiningratan
Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Suryodiningratan, Mantrijeron, Kota Jogja mengoptimalkan bank sampah dan transporter atau penggerobak dalam pengolahan sampah di tingkat kelurahan.
Lurah Suryodiningratan, Subiyana, mengatakan di wilayahnya terdapat 19 bank sampah yang tersebar di 17 RW. Bank sampah di wilayahnya terbilang cukup aktif hingga menjalin kerja sama dengan lembaga pemerintah dan lembaga pendidikan.
“Bank sampah semua sudah bergerak, bahkan ada satu bank sampah yang melakukan memorandum of understanding [MoU] dengan lembaga pendidikan maupun lembaga pemerintah, dia menarik atau menerima sampah daripada langganannya,” ujar Subiyana, Jumat (20/6).
Bank Sampah tersebut ialah Surya Resik, yang bertempat di RW 13 Suryodiningratan. Subiyana mengatakan, saat ini Surya Resik telah memiliki sekitar 400 anggota yang aktif menyetorkan sampah di bank sampah tersebut.
Bank sampah yang didirikan pada 2013 ini bisa memanfaatkan sampah anorganik menjadi kerajinan seperti tas, hiasan, hingga topi. Berkat itulah, bank sampah ini beberapa kali mendapatkan penghargaan, terakhir meraih juara 1 Bank Sampah Pembina.
BACA JUGA: Tim PSS Sleman U-15 Bersiap Hadapi Lawan di Piala Soeratin 2025
Selain bank sampah, Kelurahan Suryodiningratan juga mengandalkan transporter yang terdapat di seluruh RW. Saat ini, terdapat 22 transporter yang bisa menjembatani warga untuk membuang sampah organik ke depo.
Subiyana menambahkan kelurahan sudah berencana mendatangkan alat pencacah plastik pada tahun 2026. Menurutnya, saat ini bank sampah memiliki kendala menyimpan sampah plastik, sehingga membutuhkan alat pencacah tersebut.
Saat ini, kelurahan masih sebatas memaksimalkan potensi bank sampah dan penggerobak. Adapun untuk alat seperti insinerator belum dapat didatangkan karena belum adanya sumber daya yang mumpuni.
“Target ke depan kami mengoptimalkan bank sampah dan penggerobak dulu, karena kalau kami mendatangkan teknologi seperti pemasangan insinerator, kami perlu melakukan perawatan. Namun karena keterbatasan tempat kami belum menuju ke sana, kecuali ada tempat potensial yang bisa dibangun insinerator,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cahya Supriadi antusias menghadapi mantan klubnya, Persija Jakarta. PSIM Jogja membidik kemenangan di Stadion Sultan Agung pada 10 Oktober 2026.
Palangka Raya memperpanjang status darurat karhutla hingga 9 November 2026. Sebanyak 2.458 penerbangan terdampak kabut asap.
Paus Leo XIV kembali tampil di Vatikan setelah operasi paru-paru. Pemeriksaan jaringan mengonfirmasi adanya adenokarsinoma paru-paru.
Polda Jabar membongkar pabrik Tramadol dan Heximer ilegal di Bandung yang mampu memproduksi 8 juta butir obat per hari.
Rusia mendukung upaya negara GCC mencegah perang di Timur Tengah. Sergey Lavrov mengusulkan pembaruan konsep keamanan kolektif kawasan Teluk.
Survei PPI menempatkan Dedi Mulyadi di posisi teratas simulasi elektabilitas cawapres 2029 dengan 21%, mengungguli Gibran.