Data Sensus Ekonomi Penting untuk Keberlanjutan Bisnis
Sensus Ekonomi 2026 dinilai penting sebagai dasar pemerintah menyusun kebijakan ekonomi dan mendorong keberlanjutan bisnis serta pertumbuhan usaha.
Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Banguntapan Utara 3 menggelar kegiatan Khitanan Massal di Kompleks Muhammadiyah Islamic Center (MIC) Sorowajan, Banguntapan, pada Minggu (29/6/2025). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Banguntapan Utara 3 menggelar kegiatan Khitanan Massal di Kompleks Muhammadiyah Islamic Center (MIC) Sorowajan, Banguntapan, pada Minggu (29/6/2025). Sebanyak 42 anak mengikuti kegiatan ini, yang terdiri dari peserta muslim dan non-muslim, sebagai wujud pelayanan sosial lintas iman dan semangat dakwah inklusif.
Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama dengan tim medis dari RS PKU Muhammadiyah Gamping, yang memberikan layanan khitan profesional, aman, dan sesuai standar kesehatan. Kolaborasi ini memperkuat komitmen Muhammadiyah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat.
BACA JUGA:Hasil PSG vs Inter Miami: Skor 4-0, Tim Lionel Messi Babak Belur
Ketua Panitia, Asep Setiawan menjelaskan program ini merupakan bagian dari pentasyarufan dana umat yang dihimpun melalui LAZISMU, sekaligus menjadi media dakwah yang menyejukkan, terbuka, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Khitanan massal ini bukan hanya bentuk layanan kesehatan, tetapi juga ekspresi nyata dakwah yang membawa rahmat bagi semua. Tidak hanya untuk warga Muhammadiyah, tapi untuk seluruh masyarakat, termasuk dari kalangan non-muslim,” kata Asep dalam rilisnya Minggu.
Selain khitan gratis, para peserta juga menerima paket bingkisan terdiri tas peci, sarung, baju koko dan uang saku, serta pendampingan pasca khitan. Kegiatan ini didukung penuh oleh kader Muhammadiyah, ortom, serta para relawan, yang bersama-sama membangun suasana kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Kami bersyukur atas tingginya antusiasme masyarakat. Bahkan beberapa peserta berasal dari keluarga non-muslim yang mengikuti kegiatan ini. Kami berkomitmen untuk memberikan manfaat kepada masyarakat luas,” ucapnya.
BACA JUGA: Lokasi Penjemputan Penumpang Bus Sinar Jaya Rute Malioboro ke Pantai Baron Gunungkidul
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya LAZISMU PRM Banguntapan Utara 3 untuk menguatkan peran zakat dalam dakwah dan pemberdayaan umat, serta menghadirkan Islam sebagai solusi yang membahagiakan dan mencerahkan. Sebelum pelaksanaan khitan, diawali kirab peserta dengan kereta. Selain itu juga digelar pengajian dengan narasumber Ketua PWM DIY, Muh. Ikhwan Ahada sekaligus membuka acara khitanan massal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sensus Ekonomi 2026 dinilai penting sebagai dasar pemerintah menyusun kebijakan ekonomi dan mendorong keberlanjutan bisnis serta pertumbuhan usaha.
Pemkab Gunungkidul merehabilitasi tiga pasar tradisional pada 2026. Perbaikan Pasar Wotgaleh, Karangijo, dan Ngrancah terkendala anggaran.
Donald Trump kembali mengancam Iran dengan operasi militer jika diplomasi nuklir gagal. Simak 4 ancaman terbaru Trump dan dampaknya bagi Selat Hormuz.
Pemkab Sleman bersama Forum TJSP menyalurkan bantuan Rp6,7 miliar melalui Gebyar TJSP Merdeka 2026 untuk beasiswa, sembako, modal usaha, bantuan disabilitas
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyebut koruptor dapat dijatuhi hukuman mati sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.
Pemerintah mulai mempercepat langkah antisipasi terhadap potensi ancaman keamanan siber seiring perkembangan teknologi komputasi kuantum.