Dinkes Bantul Pastikan Belum Ada Temuan Influenza A di Bumi Projotamansari
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Suasana sarasehan Hari Jadi ke-194 Kabupaten Bantul, Kamis (10/7/2025) malam di Pendopo Manggala Parasamya, Kamis (10/7/2025) Yosef Leon/Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL – Pemerintah Kabupaten Bantul mencanangkan “Bantul Bumi Satriya” sebagai semangat baru pembangunan daerah dalam momentum Sarasehan Hari Jadi ke-194 Kabupaten Bantul, Kamis (10/7/2025) malam di Pendopo Manggala Parasamya.
Pencanangan dilakukan langsung oleh Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, usai mengumumkan capaian strategis daerah di tingkat nasional.
BACA JUGA: Salah Satu Lurah di Bantul Jadi Tersangka Kasus TKD, Ini Kata Bupati Halim
Dalam sambutannya, Halim mengungkapkan bahwa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menempatkan Bantul sebagai kabupaten keempat paling maju di Indonesia tahun 2024.
Peringkat tersebut berdasarkan pemetaan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) terhadap 416 kabupaten se-Indonesia yang dilihat dari empat aspek: lingkungan pendukung, sumber daya manusia, pasar, dan ekosistem ekonomi.
“Capaian ini menguatkan kita bahwa dengan potensi sumber daya yang dimiliki, serta perencanaan dan kebijakan yang tepat, Bantul bisa menjadi daerah yang maju dan sejahtera,” kata Halim.
Sebagai peneguhan arah pembangunan, Halim resmi mencanangkan Bantul Bumi Satriya, yang menurutnya akan menjadi semangat kolektif dalam bekerja dan berkarya. “Layaknya seorang kesatriya yang berjuang tanpa lelah, penuh empati, jujur dan berintegritas,” ucapnya.
Kepala Bappeda Kabupaten Bantul, Ari Budi Nugroho menjelaskan, sarasehan digelar untuk merumuskan kembali nilai-nilai kesatrian yang diwariskan para leluhur.
“Keluaran yang diharapkan dari sarasehan ini adalah tersampaikannya nilai-nilai satriya kepada generasi muda dan masyarakat Bantul, agar menjadi inspirasi menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Sarasehan ini menjadi salah satu rangkaian reflektif dari peringatan Hari Jadi ke-194 Bantul, sekaligus momentum memperkuat jati diri daerah sebagai Bumi Satriya yang progresif dan berakar pada nilai-nilai lokal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Influenza A belum ditemukan di Bantul hingga 1 Oktober. Dinkes mengingatkan warga memperkuat PHBS dan menjaga daya tahan tubuh.
Arie Sujito menilai reshuffle kabinet Prabowo harus menjawab problem dan harapan publik, bukan justru memunculkan teka-teki baru.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.