Yakin Singkirkan Prancis, Pelatih Spanyol Percaya Diri ke Final
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente optimistis timnya bisa mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Rekor pertemuan jadi modal penting.
KPU Kota Jogja melanjutkan program Pendidikan Pemilih Pemula pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Selasa (15/07/25). Ist
Harianjogja.com, JOGJA— Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja melanjutkan program Pendidikan Pemilih Pemula pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari kedua, Selasa (15/07/25).
Kegiatan ini sasar 11 sekolah di wilayah Kota Jogja, sebagai wujud komitmen KPU untuk tanamkan pemahaman demokrasi sejak dini kepada peserta didik baru.
Sekolah yang menjadi lokasi sosialisasi hari kedua meliputi SMA Negeri 11 Jogja, MA dan MTs Mu'allimaat Jogja, MTs Muhammadiyah Karangkajen, SMP Negeri 1 Jogja, SMP Negeri 3 Jogja, SMK BOPKRI 2 Jogja, SMP Negeri 15 Jogja, MTs Negeri 1 Jogja, SMA Negeri 9 Jogja, dan SMA BOPKRI 1 Jogja.
Seperti pada hari pertama, kegiatan ini libatkan tim KPU Kota Jogja yang terdiri dari Komisioner dan staf sekretariat, yang turun langsung ke sekolah-sekolah membawakan materi tentang pengertian Pemilu, peran KPU, dan pentingnya Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan. Untuk sesuaikan jenjang pendidikan, materi disampaikan dengan bahasa sederhana, interaktif, dan dilengkapi kuis atau tanya jawab yang memancing keaktifan peserta.
Dengan selesainya pelaksanaan hari kedua, total sudah 19 sekolah di Kota Jogja yang dapatkan sosialisasi pendidikan pemilih pemula dari KPU Kota Jogja sejak kemarin. Kegiatan ini akan terus berlanjut selama dua hari ke depan untuk menjangkau total 37 sekolah sasaran di wilayah Kota Jogja.
Selain berikan materi edukasi, para anggota KPU Kota Jogja juga ajak para peserta didik untuk pahami proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, terutama bagi yang akan berusia 17 tahun atau sudah menikah agar segera mengurus KTP-el sebagai syarat menjadi pemilih pada pemilu mendatang.
Melalui program ini, KPU Kota Jogja tegaskan komitmennya untuk bangun demokrasi yang partisipatif dan inklusif dengan libatkan generasi muda sejak dini. Sosialisasi pada masa MPLS menjadi salah satu sarana strategis untuk dekatkan pengetahuan kepemiluan ke dunia pendidikan dan bangun budaya demokrasi yang sehat di Kota Jogja. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente optimistis timnya bisa mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Rekor pertemuan jadi modal penting.
Ariana Grande mengejutkan penggemar setelah memutuskan mengurangi aktivitas publik di tengah kesuksesan album Petal yang menempati posisi pertama Billboard 200.
Kemendikdasmen membuka Beasiswa BPI GTK 2026 bagi guru, calon guru, dan tenaga kependidikan. Simak syarat, jadwal pendaftaran, komponen bantuan, dan cara mendaf
Persib Bandung dipastikan berada di Pot 4 ACL Two 2026/2027 setelah Gangwon FC dan Adelaide United gagal lolos ke ACL Elite. Maung Bandung kini menunggu drawing
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam