Sport Tourism Dibarengi Aksi Pelestarian Lingkungan, Satu Pelari Sumbangkan 1 Pohon

Newswire
Newswire Rabu, 23 Juli 2025 00:37 WIB
Sport Tourism Dibarengi Aksi Pelestarian Lingkungan, Satu Pelari Sumbangkan 1 Pohon

Kesadaran dan peran komunitas lokal dan swasta sangat penting dalam upaya mendongrak pengembangan desa wisata di wilayah DIY. Salah satunya melalui event sport tourism yang saat ini sedang digandrungi masyarakat yaitu olahraga lari. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Kesadaran dan peran komunitas lokal dan swasta sangat penting dalam upaya mendongrak pengembangan desa wisata di wilayah DIY. Salah satunya melalui event sport tourism yang saat ini sedang digandrungi masyarakat yaitu olahraga lari.

Sebuah event bertajuk Dewimlayundeso #2 akan digelar di Desa Wisata Sangurejo tepatnya di Wonokerto, Turi, Sleman pada 28 September 2025 mendatang. Adapun fokus venue berada di di Embung Kaliaji yang menjadi salah satu spot menarik di kawasan tersebut.

Menariknya olahraga lari ini membawa konsep pelestarian lingkungan. Di mana setiap satu peserta akan menyumbangkan satu pohon untuk di tanam di kawasan lereng Merapi dan sekitarnya.

BACA JUGA: Perkuat Sport Tourism di Jogja, Sebanyak 9.200 Pelari Bakal Ramaikan MJM 2025

Ketua Penyelenggara Dewimlayundeso Robby Ardianzah mengatakan mengatakan konsep One Runner One Tree merupakan bagian dari upaya untuk mendorong kesadaran pelestarian lingkungan khususnya menyasar pada runner. Oleh karena itu dalam agenda tersebut setiap pelari akan menyumbangkan satu pohon yang akan disiapkan panitia.

"Pohonnya ini dalam bentuk seperti suvenir, nantinya akan ditanam juga di sekitar lokasi. Selain itu untuk masyarakat di sekitar lereng Merapi, Sleman dan sekitarnya jika membutuhkan. Kami berharap bisa memberikan manfaat kepada masyarakat," katanya Selasa (22/7/2025).

Para pelari akan melewati rute 5 kilometer dengan elevasi tertentu karena berada di kawasan lereng pegunungan. Selain itu dipastikan ada sejumlah spot menarik di kawasan dea wisata tersebut yag juga dilewati peserta. Event ini juga diharapkan dapat mendongkrak popularitas dan pengembangan desa wisata.

"Karena sesuai dengan namanya Dewi itu kan desa wisata. Sehingga komunitas lokal dan para pelaku desa wisata tentu akan digandeng. Karena kami ingin kegiatan ini memberikan dampak positif bagi warga sekitar. Bukan sekadar event lari biasa, tapi juga mengenalkan potensi desa wisata sekaligus mendorong aksi nyata dalam pelestarian lingkungan," kata Penangungjawab Kegiatan Y Triagung Pujiantoro yag juga Direktur Utama BPR MSA.

BACA JUGA: GIPI DIY Dorong Sport Tourism Dikombinasikan dengan Paket Wisata Lainnya

Rute yang akan dilewati sangat berbeda dengan event lari serupa lainnya. Pasalnya peserta akan disuguhi pemandangan unik dan menarik dan suasana pedesaan. Ia menyakini event sport tourism tersebut akan menarik banyak minat komunitas pelari dari berbagai kota. Adapun untuk peserta dibatasi sekitar 1.500 orang.

"Untuk peserta dari luar DIY tentu di sekitar lokasi sudah banyak homestay sebagai tempat tinggal sementara. Karena harus start pagi, sehingga persiapan harus lebih pagi. Kami sudah berkoordinasi juga dengan pengelola homestay," kata Race Director Joraca Representatif, Zulfa Noor Afifi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online