Warmindo di Sleman Terbakar Usai Ledakan, 3 Pegawai Luka Bakar
Warmindo di Mlati Sleman terbakar diduga akibat kebocoran gas yang memicu ledakan. Tiga karyawan mengalami luka bakar.
Suasana pelantikan Dewan Pengawas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman masa jabatan 2024 - 2029 pada Rabu (23/7/2025)./Istimewa -- Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Dewan Pengawas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman masa jabatan 2024-2029, dikukuhkan Bupati Sleman, Harda Kiswaya, Rabu (23/7/2025) lalu. Ketua dewan pengawas RSUD Sleman, Mahendra Prasetyo Kusumo mengatakan jika Dewan Pengawas ingin membangun RSUD Sleman sebagai rumah sakit yang menjadi kepercayaan masyarakat.
Dia juga ingin RSUD Sleman nantinya menjadi pusat rujukan masyrakat. "Kami berharap rumah sakit ini mampu meningkatkan performa, karena di era globalisasi ini persaingan semakin ketat sehingga kami memiliki PR bagaimana meningkatkan performa RSUD ini menjadi rumah sakit yang mampu bersaing dengan rumah sakit yang lain," ujarnya.
Dewan Pengawas lanjut Mahendra juga memiliki program kerja untuk meningkatkan transparansi. Transparansi ini kata Mahendra mencakup berbagai hal, mulai dari transparansi keuangan, kinerja dan segala hal.
"Kerja transparansi itu kami mulai dengan membangun sistem instformai rumah sakit yang kredibel. Jadi setiap saat itu dokter spesialis itu bisa melihat hari ini saya punya pasien sekian, saya tindakan sekian saya dapat berapa, karena ini hal yang sensitif," tegasnya.
BACA JUGA: Vonis Hasto Kristiyanto, Hakim Sebut Tak Terpengaruh Tekanan Politik
Selain itu Dewan Pengawas lanjut Mahendra juga ingin menyejahterakan karyawan. Mahendra bilang jika ingin pasien yang bisa dilayani dengan puas, terlebih dahulu karyawan harus sejahtera sehingga bisa melayani dengan baik.
"Sehingga kami mulai dari memuaskan karyawan terlebih dahulu dengan meningkatkan kesejahteraan dan meningkatkan transparansi," tegasnya.
Adapun Dewan Pengawas yang dikukuhkan dalam kesempatan tersebut yaitu Mahendro Prasetya Kusuma sebagai Ketua, Cahya Purnama dan Dwi Anta Sudibya sebagai anggota.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya berpesan kepada Dewan Pengawas RSUD Sleman yang dikukuhkan untuk membangun kolaborasi positif yang dapat mendorong kinerja RSUD Sleman. Harda juga mengingatkan kepada seluruh jajaran RSUD Sleman untuk memaksimalkan kinerja dan pelayanannya kepada masyarakat.
"Baik manajemen, perawat, dokter, seluruhnya saya harapkan untuk memberikan pelayanan yang terbaik dengan sepenuh hati, dengan ketulusan," tegas Harda pada Rabu (23/7/2025).
Selain itu Harda juga mengatakan Pemkab Sleman akan terus mendukung pengembangan RSUD Sleman untuk memberikan fasilitas yang memenuhi standar. Harapannya fasilitas yang dikembangkan nanti manfaatnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat.
"Rumah sakit ini masih perlu perluasan untuk penyempurnaan layanan," tegasnya.
Berlangsung di Aula Pronojiwo RSUD Sleman, pengukuhan Dewan Pengawas ditandai dengan pembacaan naskah pengukuhan dan penyerahan surat keputusan oleh Bupati Sleman kepada Dewan Pengawas RSUD Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warmindo di Mlati Sleman terbakar diduga akibat kebocoran gas yang memicu ledakan. Tiga karyawan mengalami luka bakar.
America.gov jadi chatbot AI pemerintah AS untuk mencari informasi federal. Simak fitur, Gemini-Grok, rencana layanan dan privasinya.
Argentina menang 4-0 atas Bolivia. Nico Paz mencetak gol, Cristian Romero memimpin sebagai kapten, dan Messi masih disiapkan untuk laga perpisahan.
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian. Antam 1 gram tercatat Rp2,634 juta, Galeri24 Rp2,527 juta dan UBS Rp2,552 juta.
Irlandia vs Austria di Nations League 2 Oktober 2026. Simak jadwal, klasemen Grup B3, kondisi skuad, dan prediksi pertandingannya.
BMKG mengingatkan Jateng selatan mewaspadai hujan lebat, petir, angin kencang, dan puting beliung saat peralihan musim Oktober-November 2026.