Top Ten News Harianjogja.com Edisi Senin 21 September 2026
Top Ten News Harianjogja.com Senin 21 September 2026 membahas MBG, kesehatan, sampah, pupuk, harga emas, olahraga hingga KAI.
Aspuri Ahmad (kiri) saat menunjukkan aplikasi 1010 Dry untuk kasir laundry. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah aplikasi kasir laundry berhasil diciptakan oleh pemuda di Jogja. Aplikasi berbasis online ini tidak hanya memudahkan pelaku usaha mikro kecil (UMKM) laundry, namun juga bisa melacak riwayat ketika baju hilang tertukar.
Pembuatan aplikasi bernama 1010 Dry ini digawangi oleh seorang alumnus El Rahma bernama Aspuri Ahmad. Ia memulai mengutak-atik pembuatan platform tersebut sejak 2017 silam hingga berhasil diluncurkan ke publik. Menariknya Aspuri dan kawan-kawan berangkat dari nol alias tanpa investor dalam mengembangkan start up hingga mampu bertahan sampai 2025 ini.
Bahkan tercatat platform tersebut sudah diunduh sebanyak 50 ribu akun. Adapun UMKM yang secara resmi menggunakan berlangganan sudah ada sekitar 2.800 pelaku usaha laundry. Platform yang saat ini telah beredar di masyarakat telah diperbarui dengan teknologi dan fitur lebih canggih lewat 1010 Dry Pro.
BACA JUGA: BPBD Sebut 204 Bangunan Rusak Akibat Gempa di Poso Sulteng
"Kami membuatnya dari nol, tidak ada funding atau investor. Grafiknya terus berkembang, saat ini ada 2.800 usaha laundry yang memakai, dengan catatan sekitar 30 ribu transaksi per harinya," katanya, Senin (18/8/2025).
Adapun di wilayah DIY sendiri sudah ada 200 UMKM Laundry yang menggunakan paltform buatannya dengan sistem langganan bulanan. Melalui platform tersebut UMKM bisa lebih siap untuk go digital, karena proses transaksi dilakukan secara digital. Jika biasanya menggunakan nota tulisan manual, saat ini dalam bentuk digital.
"Mengirimkan invoice juga lewat WA, jadi laporan keuangan tertata," ucap Aspuri Ahmad yang kini menjadi CEO.
Setiap kali transaksi pelaku usaha atau karyawan laundry bisa memasukkan jumlah baju yang masuk serta jumlah nominal tagihan pembayaran. Di sisi lain, pemilik laundry yang biasanya tidak berada di outlet bisa memantau secara real time jumlah transaksi lewat platform 1010 Dry tersebut. Karena di platform tersebut ada dua jenis, digunakan untuk owner dan karyawan yang melakukan transaksi.
"Owner bisa memantau tanpa datang ke outlet," katanya.
Salah satu semangatnya dalam menciptakan platform tersebut yaitu agar memberikan manfaat bagi UMKM dengan secara khusus menyasar UMKM Laundry. Di sisi lain, ia pernah merasakan keresahan baju hilang ketika di laundry. Hal itu sering ia rasakan ketika masih berstatus sebagai mahasiswa.
BACA JUGA: 670 Orang Meninggal Dunia, 1.000 Luka Akibat Banjir Bandang Pakistan
Melalui platfrom tersebut ada sistem kartu kontrol yang bisa melihat riwayat transaksi karena di dalamnya ada jumlah item baju. "Pegawai kan memasukkan jumlah potong pakaian dan jenisnya, nanti ketika mengambil juga terpantau jumlah yang kembali berapa. Sehingga bisa dilacak ketika ada pelanggan yang ternyata pakaiannya berkurang," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Top Ten News Harianjogja.com Senin 21 September 2026 membahas MBG, kesehatan, sampah, pupuk, harga emas, olahraga hingga KAI.
Wamenaker Afriansyah Noor mengingatkan calon pekerja migran memilih jalur resmi dan menguasai bahasa asing sebelum bekerja ke luar negeri.
Bitcoin sempat menembus US$87.200. Simak faktor pendorong penguatan dan imbauan bagi investor menghadapi volatilitas pasar kripto.
Kebakaran rumah di Sragen diduga akibat korsleting listrik. Uang Rp50 juta dan dua sepeda gunung hangus, dua anggota keluarga jadi korban.
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.