Kemenkeu Perpanjang Dana Rp281 Triliun di Himbara hingga Akhir 2026
Kemenkeu memperpanjang penempatan dana Rp281 triliun di Himbara hingga akhir 2026 dan menyiapkan dana siaga Rp100 triliun untuk menjaga likuiditas bank.
Sanden fair Angkat Potensi Seni Budaya dan UMKM Lokal./ Antara
Harianjogja.com, BANTUL - Pemkab Bantul berupaya mengangkat potensi seni budaya dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal daerah tersebut melalui kegiatan Gelar Budaya dan Bazar UMKM bertajuk Sanden Fair pada 28 sampai 30 Agustus 2025.
"Selain sebagai sarana memaksimalkan potensi seni dan UMKM lokal, Sanden Fair ini juga merupakan upaya pemerintah untuk menjaga kebudayaan," kata Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta saat meninjau Sanden Fair di Bantul, Jumat.
Menurut dia, acara yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Sanden Bantul tersebut juga merupakan agenda dalam menghibur masyarakat Bantul, sebab berbagai pentas seni dari berbagai aliran dipertunjukkan dalam kegiatan selama acara, termasuk dari generasi muda.
"Kita harus menjaga konsistensi, melestarikan kebudayaan tradisional, sehingga predikat Istimewa akan kita sandang sampai akhir nanti," katanya.
Wabup Aris mengatakan stan-stan seni budaya dan UMKM yang didirikan bukan hanya sekadar aktivitas atau simbolisme, karena di dalamnya akan ada transaksi produk industri kecil, sehingga menjadi ruang perputaran ekonomi masyarakat secara langsung.
Terlebih, kata Wabup, keberadaan UMKM di Bantul yang beraneka ragam merupakan salah satu tulang punggung perekonomian daerah itu, sehingga Pemkab mendukung penuh untuk memajukan sektor UMKM.
Meski demikian, pihaknya berpesan agar warga Bantul senantiasa mengingat perjuangan nenek moyang di bawah kepemimpinan Sultan Agung dan Pangeran Diponegoro dalam mengusir penjajah.
"Perjuangan nenek moyang dalam mengusir penjajah terus kita gelorakan. Kami berharap generasi muda selalu meningkatkan kapasitas diri melalui kegiatan belajar dan beribadah untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045," katanya.
BACA JUGA: Gempa Guncang Cilacap Jateng M4,9, Terasa hingga Pangandaran Jabar
Sementara itu, Panewu (Camat) Sanden Deni Ngajis Hartono mengatakan Sanden Fair yang merupakan agenda tahunan di Sanden pada 2025 mengusung tema "Inovasi Kemandirian UMKM dan Budaya Sanden sebagai Daya Ungkit Potensi Gerbang Selatan DIY".
"Melalui kegiatan ini, kami mengharapkan UMKM dan budaya dapat menjadi pintu gerbang untuk meningkatkan pendapatan, perekonomian warga Sanden," katanya.
Terdapat 25 stan, termasuk stan UMKM, dunia pendidikan, puskesmas, dan stan ikatan arsitek dengan produk yang ditawarkan mulai dari hasil bumi, kerajinan kulit, hasil kerajinan siswa, hingga robotik, dan aero modeling yang terlibat dalam Sanden Fair.
Menurut dia, pada pembukaan Sanden Fair juga dimeriahkan fashion show busana yang terbuat dari limbah sampah, seperti kemasan deterjen, plastik bekas, dan koran bekas. Produk-produk ini menjadi contoh penerapan seni dan kreativitas dalam pengolahan sampah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenkeu memperpanjang penempatan dana Rp281 triliun di Himbara hingga akhir 2026 dan menyiapkan dana siaga Rp100 triliun untuk menjaga likuiditas bank.
Disdikpora Kota Jogja memperkuat pembinaan Pemuda Pelopor dan program YES BOSS untuk mencetak generasi muda inovatif dan berdaya saing.
Ekonom UMY menilai antrean Pertalite usai kenaikan harga Pertamax menunjukkan setiap masyarakat memiliki nilai ekonomi waktu yang berbeda.
WhatsApp menghadirkan fitur username yang memungkinkan pengguna mengobrol tanpa membagikan nomor telepon. Reservasi dibuka mulai pekan ini.
Kelurahan Keparakan menggelar penyuluhan HIV untuk mendorong deteksi dini, pencegahan, pengobatan ARV, serta menghapus stigma terhadap ODHIV.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Selasa 30 Juni 2026. Tarif hanya Rp12.000 dengan rute langsung dari Malioboro ke Pantai Parangtritis.