Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Seruan 'Ayo Jaga Jogja Berbarengan' ramai menjadi status di media sosial Whatsapp warga Jogja dan juga Pemerintah Kabupaten dan Kota di DIY./ Ist
Harianjogja.com, JOGJA - Seruan 'Ayo Jaga Jogja Berbarengan' ramai menjadi status di media sosial Whatsapp warga Jogja dan juga Pemerintah Kabupaten dan Kota di DIY.
Dalam seruan tersebut dilengkapi dilengkapi dengan logo Pemda DIY serta empat Kabupaten dan satu Kota. Selain Logo, seruan tersebut dilengkapi dengan gambar Tugu Pal Putih dan Bendera Merah Putih.
Seruan 'Ayo Jaga Jogja Berbarengan' ini menyikapi situasi aksi demo yang terjadi berbagai daerah termasuk di Yogyakarta, seperti di Mapolda DIY, pada Jumat (29/08/2025) malam hingga Sabtu (30/08/2025) hari. Bahkan besok Senin (1/9/2025) akana da demo lagi di sejumlah daerah.
Jogja Police Watch (JPW) menilai sjakan tersebut bagus dan layak diapresiasi, namun harus benar-benar diwujudkan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi siapapun khususnya warga DIY dan umumnya Wrga Negara indonesia.
"Apalagi Jogja dikenal sebagai tujuan wisata baik domestik maupun mancanegara," Kadiv Humas JPW, Baharuddin Kamba, Minggu (31/8/2025).
BACA JUGA: Dampak Kebakaran, Layanan SPKT dan SKCK di Polda DIY Tutup Sementara
Kamba mengatakan pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota termasuk aparat keamanan (TNI/Polisi) harus memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi semua warga tak terkecuali rekan-rekan yang menyampaikan aspirasi melalui aksi demo yang marak akhir-akhir ini terjadi diberbagai daerah termasuk DIY.
JPW mengingatkan kepada aparat kepolisian Polda DIY untuk tidak represif terhadap para demonstran.
"Karena jika aparat terus melakukan tindakan represif terhadap para demonstrans, maka hal itu dapat menyulut kemarahan bagi demonstrans lainnya," ujarnya
Hal lain adalah pemerintah tidak boleh membatasi masyarakat dalam menggunakan media sosial karena itu dijamin oleh konstitusi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.