Warga Kedungpoh Didorong Mampu Mengubah Sampah Jadi Penghasilan
Bedah buku ini menjadi ruang berbagi pengetahuan mengenai pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan
Bertempat di Pelataran Tugu Golong Gilig, Jetis, Kota Yogyakarta, Forum Komunikasi Organisasi Kemasyarakatan (FKOK) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar kegiatan bertajuk “Deklarasi Jogja Damai” pada Minggu malam pukul 20.00 WIB/ Ist
JOGJA — Bertempat di Pelataran Tugu Golong Gilig, Jetis, Kota Yogyakarta, Forum Komunikasi Organisasi Kemasyarakatan (FKOK) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar kegiatan bertajuk “Deklarasi Jogja Damai” pada Minggu malam pukul 20.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung tertib dan damai ini dihadiri sekitar 50 orang dan dipimpin langsung oleh Ketua FKOK DIY, Romo Suhud, selaku koordinator lapangan.
Dalam acara tersebut, Romo Suhud membacakan pernyataan sikap FKOK DIY terkait situasi sosial dan keamanan yang belakangan ini berkembang di berbagai daerah di Indonesia. Melalui sepuluh poin pernyataan, FKOK DIY menyerukan pentingnya menjaga ketenangan, tidak mudah terprovokasi, serta mendorong pemerintah dan aparat untuk menciptakan suasana aman dan damai di tengah masyarakat.
Salah satu poin penting yang disampaikan adalah ucapan belasungkawa atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek daring, dalam insiden unjuk rasa pada 28 Agustus 2025. FKOK juga mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menyikapi pemberitaan dan tetap mengedepankan nilai-nilai demokrasi dalam menyampaikan aspirasi.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusifitas dan tidak mudah terpancing isu-isu provokatif. Mari bantu pemerintah dan aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” tegas Romo Suhud dalam orasinya.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa Indonesia, sebagai bentuk harapan dan solidaritas terhadap kondisi bangsa yang tengah diuji oleh ketegangan sosial dan politik.
Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan terkendali, tanpa adanya gangguan keamanan. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku ini menjadi ruang berbagi pengetahuan mengenai pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.